Demo di Jakarta
Ria Ricis Bantu Kumpulkan Donasi untuk Wujudkan Keinginan Keluarga Affan Kurniawan Bangun Rumah
Aktris Ria Ricis akan bantu buka donasi untuk keluarga Affan Kurniawan, driver ojek online yang tewas dilindas mobil rantis Brimob.
Penulis:
Ifan RiskyAnugera
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
"Kita dan warga-warga sekitar mau membantu untuk mengumpulka donasi yang cukup ya."
"Karena ibunya itu bermimpi untuk punya rumah, karena selama ini katanya masih ngontrak," ungkap Ricis.
Untuk mewujudkan keinginan keluarga Affan, YouTuber 30 tahun itu, akan membuka donasi dengan dibantu teman-teman yang lain.
"Jadi habis ini aku dan teman-teman yang lain mau bantu untuk buka donasi," ujarnya.
Suasana Haru Pemakaman Affan Kurniawan
Affan Kurniawan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Jalan Sudirman sempat menghijau oleh iring-iringan ojol, membuat lalu lintas padat dan warga sekitar ikut mengabadikan momen.
Ratusan lebih pengemudi ojol ikut dalam iring-iringan mobil jenazah untuk mengantarkan jasad Affan Kurniawan ke tempat peristirahatan terakhir.
Sejumlah warga yang berada di trotoar jalan menyaksikan jalan yang dilalui iring-iringan tersebut tampak menghijau karena warna jaket yang digunakan masing-masing pengemudi ojol tersebut.
Para warga yang tengah berada di sisi jalan pun mengabadikan momen solidaritas pengemudi ojol ini berlangsung.
Saat keranda almarhum tiba di area pemakaman, suasana riuh dari pelayat langsung mengerumuni area sekitar tenda.

Baca juga: Melayat ke Rumah Duka, Pasha Ungu Menangis saat Berdoa di Sisi Jenazah Driver Ojol Affan Kurniawan
Keluarga yang hadir, yakni ibu, ayah, adik dan kakak pun langsung histeris.
Sang ibu dengan langkahnya yang gontai hanya bisa duduk di pinggiran makam sembari terus menangis.
Begitu pula dengan adik perempuannya, dia nampak menangis tak henti, terutama ketika keranda Affan dibuka.
Sementara sang ayah, mengaku tak sanggup turun ke liang lahat untuk mengantarkan jasad anaknya terakhir kali.
Ia terlihat dipapah, serta dibantu minum lantaran napasnya sesak serta tubuhnya bergetar.
Beberapa pengemudi mengepalkan tangan ke udara dan membawa bendera kuning sebagai simbol duka.
Barulah saat tanah merah mulai menutupi tubuhnya yang sudah berbalut kain kafan masuk, Zulkifli, ayahnya mulai mendekat untuk menaburkan bunga.
Sementara kakak laki-lakinya nampak lemas dan hampir pingsan kala menyaksikan tubuh adiknya menyatu dengan tanah.
(Tribunnews.com/Ifan/Glery)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.