Film 'Siti Vampire' Siap Mulai Proses Produksi, Kolaborasi Indonesia dan Singapura
Film 'Siti Vampire' saat ini dalam tahap pengembangan dan dijadwalkan mulai proses produksi pada kuartal pertama tahun 2026.
Ringkasan Berita:
- Film Siti Vampir memadukan unsur komedi, supernatural modern, dan drama emosional
- Menceritakan seorang gadis biasa bernama Siti yang hidupnya berubah drastis setelah sebuah peristiwa tak terduga
- Proyek film Siti Vampire merupakan kolaborasi antara Indonesia (Mahaka Pictures) dan Singapura (Viddsee)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Film fantasi-komedi terbaru berjudul 'Siti Vampire' resmi diumumkan akan segera memasuki tahap produksi.
Proyek ini merupakan adaptasi dari serial populer di platform Viddsee yang kini dikembangkan menjadi film layar lebar dengan sentuhan lokal khas Indonesia.
Film “Siti Vampire” pertama kali diperkenalkan kepada pelaku industri internasional di ajang MIPCOM Cannes 2025.
Momen tersebut menjadi penanda dimulainya kolaborasi lintas negara antara Indonesia dan Singapura, sekaligus memperlihatkan potensi besar karya Asia Tenggara di panggung perfilman dunia.
Baca juga: Ngefans Sejak Kecil, Angga Yunanda dan Shenina Girang Main Film Bareng Anjasmara
Disutradarai oleh Rahabi Mandra, film ini akan menampilkan naskah dari Titien Wattimena serta diproduseri oleh Kenny Tan dan Celerina Judisari.
Proyek ini mempertemukan deretan talenta kreatif dari dua negara dengan visi yang sama menghadirkan kisah berlatar budaya Indonesia dengan elemen fantasi, humor, dan emosi yang universal.
Film 'Siti Vampire' bercerita tentang Siti, seorang gadis biasa yang hidupnya berubah luar biasa setelah sebuah peristiwa tak terduga.
Cerita ini memadukan unsur komedi, supernatural modern, dan drama emosional dengan pesan tentang keberanian, harapan, serta penerimaan diri.
Celerina Judisari produser dari pihak Indonesia, menekankan bahwa film ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas budaya yang berakar pada kehidupan lokal namun punya daya tarik internasional.
"Dari Jakarta untuk dunia, Siti Vampire adalah film yang unik, lucu, dan penuh mitos dengan sentuhan modern Asia Tenggara,” kata Celerina Judisari dalam wawancara virtual, Selasa (14/10/2025).
"Kami sangat antusias menghadirkannya ke layar bioskop dan menjangkau penonton yang lebih luas di berbagai platform,” lanjutnya.
Sementara itu pendiri Viddsee, Ho Jia Jian, menyebut film ini sebagai tonggak penting bagi komunitas kreator Asia Tenggara.
"Proyek ini bermula dari serial pendek yang berhasil mencuri hati penonton di layar kecil," ujar Ho Jia Jian.
"Kini kami membawanya ke layar lebar bersama mitra yang memiliki keyakinan yang sama terhadap potensi cerita Asia Tenggara,” terusnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Siti-Vampire-1-14102025.jpg)