Pandji Pragiwaksono Pastikan Sentil Isu Terkini di 'The Founder5: Unfinished Business'
Pertunjukan The Founder5: Unfinished Business dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2025 di Istora Senayan, Jakarta Pusat.
Ringkasan Berita:
- Pandji Pragiwaksono tampil stand up di The Founder5: Unfinished Business
- Tujuan utama para komika di The Founder5, yakni untuk menghibur
- Diakui Pandji, komedi kadang bisa menimbulkan salah tafsir. Namun niat baik selalu menjadi pegangan mereka
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komika sekaligus aktor Pandji Pragiwaksono memberi bocoran soal materi yang akan hadir dalam pertunjukan The Founder5: Unfinished Business.
Pandji memastikan bahwa baik stand-up maupun sketsa yang dibawakan nantinya akan benar-benar menyoroti kondisi Indonesia terkini.
“Sangat update. Baik di stand-up maupun sketsanya, sangat update sekali dengan situasi kekinian,” ujar Pandji Pragiwaksono saat ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2025).
Ia menegaskan bahwa materi yang ia siapkan akan banyak menyinggung isu-isu hangat.
Baca juga: Pandji Pragiwaksono Belum Terima Surat Panggilan Polisi Berkait Tudingan Menghina Tradisi Toraja
Pandji juga menyebut dua komika pembuka, Ali Akbar dan Dany Beler, bakal menghadirkan materi stand up yang segar di panggung.
“Pembahasan saya nanti sangat kekinian. Sangat,” tegas Pandji.
“Eits, rahasia. Tapi yang pasti enggak jauh dari brand of comedy saya, saya kan selalu ngomongin isu-isu (sosial politik),” lanjutnya.
Meski mengangkat tema sensitif, Pandji menegaskan bahwa tujuan utama para komika The Founder5 tetap untuk menghibur.
Ia menyadari bahwa komedi kadang bisa menimbulkan salah tafsir, namun niat baik selalu menjadi pegangan mereka.
“Selama kami percaya bahwa niatnya baik, datang dari tempat yang baik, keluarnya juga baik. Kalau pada akhirnya ada yang salah tangkap atau keluar konteks, tentu sebagai seseorang yang cuma pengen bikin orang ketawa, bersedia untuk minta maaf,” jelasnya sambil tertawa.
Pandji juga menjelaskan alasan di balik penamaan Unfinished Business sebagai penutup penampilan para founders stand up comedy Indonesia.
Menurutnya, hal itu karena kesibukan masing-masing komika yang kian padat, sehingga dirasa butuh jeda untuk membuat lag8li.
“Seperti yang bisa dibayangkan, kesibukan para founder itu mengagumkan. Rian sedang syuting film, Radit tur yang enggak pernah putus, Ernest selalu punya proyek baru, Isman aktif nangkap Pokemon,” ujar Pandji sambil tertawa.
Kesibukan tersebut membuat mereka jarang bertemu, bahkan untuk sekadar berbincang santai. Karena itu, tampil berlima justru menjadi momen yang mereka rindukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pandji-Pragiwaksono-1-02122025.jpg)