Banjir Bandang di Sumatera
Habib Jafar Siap Turun ke Lokasi Bencana, Bantu Korban Trauma Healing
Habib Jafar menilai bantuan pemulihan mental juga sangat diperlukan untuk para korban, selain logistik.
Ringkasan Berita:
- Banjir bandang dan longsor melanda beberapa wilayah di tiga provinsi di Sumatera
- Bencana tersebut jadi perhatian masyarakat Indonesia, termasuk Habib Jafar
- Habib Jafar berencana memberi bantuan untuk pemulihan mental
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendakwah Habib Jafar memastikan dirinya akan terjun langsung membantu pemulihan psikologis korban bencana di Sumatera.
Ia menyebut akan mengoptimalkan peran “Rumah Cahaya”, layanan kesehatan mental gratis yang ia dirikan, untuk memberikan pendampingan trauma healing pascabencana.
“Insya Allah saya akan terjun langsung, tapi saya akan berperan melalui Rumah Cahaya, rumah sehat mental gratis yang saya bangun, untuk kemudian memberikan bantuan trauma healing pasca bencana,” kata Habib Jafar ketika ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (8/12/2025).
Baca juga: Komisi III DPR Dorong Polri Bentuk Posko Perlindungan Perempuan dan Anak di Lokasi Bencana Sumatera
Habib Jafar menilai bantuan pemulihan mental juga sangat diperlukan untuk para korban, selain logistik.
Ia mengatakan bahwa program bantuan psikososial ini direncanakan mulai hadir setelah 21 Desember.
“Bencana ini akan panjang recovery-nya. Harus ada rehabilitasi setelah ini dan rekonstruksi. Karena itu kita harus memanjangkan umur donasi dan kontribusi untuk korban-korban di Sumatera,” tutur Habib Jafar.
Galang dana
Habib Jafar mengapresiasi keterlibatan berbagai tokoh publik dalam aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana di Sumatera.
“Alhamdulillah sejauh ini sudah besar pengumpulan dananya. Semoga bisa mencapai target dan bisa disalurkan secepat-cepatnya dan seefektif-efektifnya,” ujar Habib Jafar ketika ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (7/12/2025).
Menurutnya gerakan tersebut memiliki dampak besar bagi masyarakat yang terdampak.
Ia menilai bahwa bencana seperti ini justru memperlihatkan kuatnya rasa persatuan di Indonesia.
“Kita bersyukur, hikmah terbesarnya saat ini adalah bencana yang terjadi di Sumatera itu mempersatukan kita. Dengan latar belakang yang berbeda, kita bersatu untuk memberikan bantuan pertama bagi saudara-saudara kita di Sumatera,” ucapnya.
Habib Jafar juga menyampaikan bahwa peran masyarakat sipil sangat penting, meski tetap membutuhkan dukungan pemerintah dari garis terdepan.
Ia berharap bantuan dapat segera menjangkau wilayah-wilayah terisolasi yang hingga hari kesepuluh masih sulit diakses.
“Kita harus hadir dalam setiap duka mereka. Dengan tenaga, pikiran, ucapan, popularitas, apa pun yang kita miliki,” tegasnya.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/habib-jafar-aladafswfw.jpg)