Rabu, 29 April 2026

Ammar Zoni Terjerat Narkoba

Aditya Zoni Puji Kesetiaan Dokter Kamelia yang Selalu Dampingi Ammar Zoni Hadapi Kasus Narkoba

Aditya Zoni mengapresiasi kesetiaan Dokter Kamelia yang terus mendampingi Ammar Zoni di tengah kasus dugaan peredaran narkoba.

Tayang:
Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior
KAMELIA DUKUNG AMMAR - Kamelia, pacar Ammar Zoni ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025). Aditya Zoni apresiasi dukungan dokter Kamelia untuk Ammar Zoni. 

“Karena ya kebetulan aku ada kerja segala macem kan yang harus aku ke luar kota, ke luar negeri segala macem kan. "

"Jadi kayak Alhamdulillah sih aku bersyukur ada Bunda (ibu angkat Ammar Zoni) sama ada Dokter,” lanjut Aditya.

Dalam kesempatan yang sama, Dokter Kamelia mengungkapkan rasa leganya setelah permohonan pemindahan Ammar Zoni ke Jakarta untuk keperluan sidang akhirnya dikabulkan.

Dokter gigi ini meyakini, kehadiran Ammar secara langsung akan memberi ruang bagi sang aktor untuk bersuara dengan bebas di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Biar Bang Ammar tuh bersuaranya lebih enak gitu kan. Kalau di sana kan kayak enggak bebas, online, enggak bisa ngebela dirinya secara benar-benar secara leluasa lah, gitu,” tandas Dokter Kamelia.

Keluarga Tak Bisa Jenguk Langsung sang Aktor

Meski bakal dipindahkan, rupanya keluarga Ammar tak bisa menjenguk langsung  sang aktor di dalam penjara.

Keluarga hanya bisa melakukan komunikasi dengan Ammar Zoni melalui online.

Hal itu diungkap oleh Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Ditjen PAS, Rika Aprianti.

"Sementara seperti itu (online), tapi nanti kita lihat, karena kan fasilitasnya berbeda," kata Rika.

Baca juga: Ammar Zoni Diperbolehkan Hadir di Sidang, Kuasa Hukum: Bakal Bongkar Peredaran Narkoba di Lapas

Sistem perlakuan terhadap Ammar pun, kata Rika, tetap sama mengikuti statusnya sebagai warga binaan high risk.

Status Narapidana high risk adalah klasifikasi perlakuan khusus yang diberikan kepada warga binaan yang dianggap memiliki risiko tinggi.

"Tapi sistem perlakuannya mengikuti status dia sebagai warga binaan high risk," jelasnya.

Rika menegaskan, pihaknya tetap bakal memberikan akses komunikasi dengan kuasa hukum dan keluarga.

Namun hal tersebut tetap dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Sekali lagi, kita tidak memutus komunikasi."

"Tapi hak komunikasi yang diberikan sesuai dengan aturan yang ada, gitu ya," tuturnya.

(Tribunnews.com, Rinanda/Ifan)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved