Kamis, 23 April 2026

Rizky Billar Gusar Netizen Singgung Kasus KDRT dan Mengata-ngatainya Bacot

Rizky Billar dihina salah satu followers-nya di Instagram. Ia terpikir untuk melanjutkan perkara ke jalur hukum jika unsur terpenuhi.

Tangkapan layar YouTube Leslar Entertainment
Rizky Billar cerita kehamilan kedua Lesti Kejora - Rizky Billar mengungkapkan perubahan gerak-gerik istrinya Lesti Kejora saat hamil anak kedua, sebut sering mengantuk mudah marah hingga ngidam mangga. 
Ringkasan Berita:
  • Rizky Billar dihina lewat pesan di media sosial
  • Pelakunya adalah netizen, diduga istri anggota polisi
  • Sempat terjadi komunikasi di antara mereka untuk menyelesaikan masalah. Si pelaku akui salah dan minta maaf. Namun, komunikasi untuk penyelesaian selanjutnya terputus

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Rizky Billar, Sadrakh Seskoadi, mengungkapkan duduk perkara awal kliennya mendapat kiriman pesan bernada kasar dari netizen melalui media sosial.

Masalah ini bermula saat Rizky Billar beraktivitas di akun Instagram pribadinya.

Kemudian ada netizen, setelah ditelusuri oleh tim Rizky, diduga istri seorang anggota Polri, yang mengiriminya pesan bernada kebencian.

“Duduk awal perkaranya klien kami, Mas Billar saat itu sedang melakukan aktivitas sosial media di story-nya. Kemudian tanpa disengaja kebetulan ada kami juga di saat itu, ada seseorang yang tiba-tiba mengirimkan Direct Message (DM) melalui akun tertentu dengan menyampaikan kata-kata seperti ‘bacot’ dan kalimat-kalimat lain yang cukup kasar,” ujar Sadrakh dalam jumpa persnya di kawasan Jakarta Barat, Selasa (23/12/2025).

Baca juga: Pelaku yang Hina Rizky Billar Diduga Istri Anggota Polri, Minta Persoalan Tak Dipublikasi Media

Menurutnya, pesan tersebut dikirim tanpa konteks yang jelas, sehingga menimbulkan tanda tanya dari Billar maupun tim kuasa hukum. Pesan tersebut juga buat suami pedangdut Lesti Kejora ini, merasa tak nyaman.

Apalagi, dalam pesannya si netizen menyinggung kasus KDRT yang melibatkan Billar dan Lesti Kejora di masa lalu.

“Sehingga ini maksudnya apa, kami coba lakukan klarifikasi. Namun yang bersangkutan justru menghindar begitu saja. Itu awal kejadian yang kemarin terjadi, kurang lebih sekitar pukul 14.30 WIB,” jelasnya.

“Spesifik kalimatnya memang saya tidak hafal karena ada beberapa rentetan. Tapi yang terakhir itu kalimatnya adalah ‘bacot lu apa’, seperti itu,” ungkapnya.

Kata 'bacot" dalam berbagai literatur merujuk pada seseorang untuk mengkritik orang yang terlalu banyak bicara, suka menggurui, padahal ucapannya omong kosong.

Terkait kemungkinan menempuh jalur hukum, Sadrakh menegaskan pihaknya masih dalam tahap persiapan dan memilih mendahulukan upaya klarifikasi.

“Tentu kami saat ini sedang mempersiapkan. Namun untuk menempuh jalur hukum, sebelumnya kami harus melakukan beberapa klarifikasi terhadap yang bersangkutan. Apalagi kebetulan yang bersangkutan ini adalah istri dari anggota kepolisian, sehingga tentu ada mekanisme-mekanisme tertentu yang harus kami perhatikan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencoba berkomunikasi dengan aparat kepolisian setempat.

“Kami juga sudah mencoba menghubungi Kapolda Kalimantan Tengah, namun sampai saat ini memang belum mendapatkan respon,” ujarnya.

Sadrakh menambahkan, Rizky Billar sendiri bersikap tegas menyikapi persoalan tersebut.

“Dari Mas Billar kemarin menyampaikan akan tetap terus menempuh upaya hukum apabila memang persoalan ini memenuhi unsur-unsur hukum,” kata Sadrakh.

Adapun alasan Billar mempertimbangkan jalur hukum, menurut Sadrakh, lantaran persoalan lama yang sudah selesai kembali diungkit tanpa dasar hukum yang jelas.

“Kurang lebih seperti itu, karena hal-hal yang sudah lama dan sebenarnya sudah selesai, kembali diungkit tanpa mekanisme hukum yang jelas. Hal itu tentu menimbulkan keberatan dari Mas Billar, karena terus-terusan diungkit sehingga mengakibatkan image dari Mas Billar sendiri menjadi tidak baik,” paparnya.

Terkait identitas terduga pengirim pesan, Sadrakh menyebut pihaknya belum mengetahui secara mendalam apakah yang bersangkutan merupakan penggemar atau memiliki hubungan personal dengan Billar.

“Kami belum mengetahui secara mendalam, tapi yang pasti akun tersebut mem-follow Instagram-nya Billar,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan hingga kini motif pelaku belum diketahui lantaran komunikasi terputus secara sepihak.

“Komunikasi kemarin itu belum selesai. Nomor handphone kantor kami diblok, kemudian akun tersebut juga sekarang kalau dicek sudah hilang. Jadi memang komunikasi terputus pada saat itu,” katanya.

“Terkait batas waktunya, biarkan nanti berproses saja. Kami tidak ingin menentukan batas waktu,” lanjut Sadrakh.

Sadrakh juga mengungkapkan sempat ada rencana pertemuan dengan pihak terduga pelaku di Jakarta, namun hingga kini belum ada kepastian.

“Rencananya katanya hari ini mau ke Jakarta, tapi sampai sekarang juga belum jelas. Bahkan ada syarat-syarat yang menurut kami cukup aneh, seperti harus foto bareng dan sebagainya. Ini kan menjadi hal yang aneh ya, kepada terduga pelaku dugaan tindak pidana justru ada syarat-syarat seperti itu,” imbuhnya.

(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved