Kabar Artis
Manajemen Denada Bicara Gugatan Dugaan Telantarkan Anak, Sang Penyanyi Menjaga Ketenangan
Penyanyi Denada akhirnya buka suara menanggapi pemberitaan yang ramai beredar terkait isu gugatan yang menyeret nama sang artis.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
Ringkasan Berita:
- Denada buka suara menanggapi isu gugatan soal gugatan dugaan penelantaran anak yang menyeret namanya.
- Denada sebelumnya digugat oleh Ressa Rizky Rosano (24) yang mengaku sebagai anak kandungnya.
- Denada mengatakan menjaga ketenangan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Denada akhirnya buka suara menanggapi pemberitaan yang ramai beredar terkait isu gugatan yang menyeret nama sang artis.
Denada diketahui digugat oleh Ressa Rizky Rosano (24) yang mengaku sebagai anak kandungnya.
Baca juga: Pihak Denada Bantah Telantarkan Anak, Klaim Punya Bukti: Dibelikan Mobil, Ada Transferan
Melalui perwakilan manajemen Denada, Risna Ories, menyampaikan keprihatinannya atas isu publik yang berkembang dan menegaskan bahwa persoalan tersebut seharusnya berada dalam ranah keluarga.
“Sangat prihatin atas isu publik yang berkembang, yang sebenarnya ini adalah ranah keluarga. Bagaimanapun juga semua keluarga memiliki privasi, dan setiap keluarga punya cerita,” ujar Risna Ories dalam pernyataan tertulis yang diterima media, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, situasi yang terjadi saat ini bukanlah hal yang mudah bagi Denada.
Walaupun pihak manajemen memahami besarnya perhatian serta berbagai pertanyaan yang muncul dari publik dan media.
“Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul, dan kami menghargai setiap dukungan serta kepedulian yang diberikan,” lanjutnya.
Meski demikian, Risna menegaskan agar pemberitaan tidak berkembang secara berlebihan.
Baca juga: Tessa Mariska Prihatin Denada Digugat Sosok Pemuda Berinisial R Atas Dugaan Penelantaran Anak
Saat ini, Denada bersama tim hukumnya masih mempelajari dan menelaah gugatan yang ada.
“Saat ini Denada dan tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama,” jelasnya.
Manajemen pun meminta pengertian dari semua pihak agar Denada diberikan ruang dan waktu untuk menyikapi persoalan tersebut.
Kemudian pihak manajemen juga menyampaikan apresiasi atas perhatian, empati, serta dukungan yang diberikan kepada Denada di tengah situasi yang sedang dihadapinya.
“Untuk menjaga ketenangan dan kejelasan informasi, kami mohon agar diberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara proporsional,” tutup Risna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/denada-pasangan122222.jpg)