Selasa, 19 Mei 2026

Benarkah Film Dibatasi Saat Ramadan? Begini Penjelasan LSF

LSF dorong rumah produksi untuk memanfaatkan momen libur Lebaran sebagai waktu terbaik untuk merilis film-film berkualitas dari berbagai genre.

Tayang:
Tribunnews.com/ Alivio
SENSOR FILM - Ketua Lembaga Sensor Film (LSF), Naswardi ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025). Ia mengumumkan tak akan ada lagi pemotongan adegan dalam penyensoran film. LSF kemudian menerapkan klasifikasi film berdasarkan kategori usia. 

Untuk memaksimalkan momentum tersebut, LSF mengimbau para produser dan Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia untuk menyiapkan film-film terbaik dari berbagai klasifikasi usia.

Naswardi berharap bioskop tidak hanya diisi oleh satu jenis genre atau film untuk kalangan usia tertentu.

"Mesti menyiapkan film yang terbaik, yang memberikan alternatif pada setiap klasifikasi usia," kata Naswardi.

Ia merinci, penonton harus memiliki pilihan yang beragam, mulai dari film untuk Semua Umur (SU) yang bisa ditonton bersama anak-anak, film Remaja (13+), hingga film Dewasa (17+ atau 21+).

"Artinya kalau penonton ingin nonton bareng anaknya, itu ada alternatif SU. Jadi jangan hanya terfokus kepada satu klasifikasi, tetapi semua keinginan penonton yang ingin nonton bareng keluarga di bulan Ramadan ada alternatif juga," pungkasnya.

 

(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved