Pusing Tak Kunjung Hilang? Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ritme Jantung
Siapa sangka, sakit kepala yang kerap dianggap keluhan ringan ternyata bisa menjadi tanda adanya masalah pada jantung.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
- Sakit kepala yang kerap dianggap keluhan ringan ternyata tak bisa dianggap enteng.
- Ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada jantung.
- Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah memberikan penjelasan resmi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Siapa sangka, sakit kepala yang kerap dianggap keluhan ringan ternyata bisa menjadi tanda adanya masalah pada jantung.
Baca juga: Pekerja dengan Jam Kerja Berlebihan dan Gaya Hidup yang Buruk Rentan Sakit Jantung
Pusing berulang yang terasa seperti sakit kepala biasa dalam beberapa kasus berkaitan dengan gangguan irama jantung yang jarang disadari.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC, FAPSC dari Eka Hospital MT Haryono, Jakarta menjelaskan bahwa salah satu gangguan irama jantung yang kerap luput dari perhatian adalah atrial fibrilasi.
Kondisi ini membuat denyut jantung tidak beraturan sehingga aliran darah ke otak ikut terganggu.
Baca juga: Awas Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Ganggu Irama Jantung, Risiko Meningkat Seiring Usia
“Ketika atrial fibrilasi, denyut jantung tidak beraturan. Jumlah darah yang mengalir ke organ otak juga jadi terganggu,” ujar dr. Ignatius dalam acara Launching and Health Talk Atrial Fibrilation di Eka Hospital MT Haryono, Jumat (13/2/2026).
Akibatnya, keluhan yang muncul tidak selalu berupa nyeri dada atau jantung berdebar.
Banyak pasien justru datang dengan gejala yang tampak sepele, seperti pusing berkepanjangan, mudah lelah, atau rasa tidak nyaman di dada.
Menurut dr. Ignatius, variasi gejala inilah yang sering membuat pasien berpindah dari satu dokter ke dokter lain tanpa menemukan penyebab pasti.
“Keluhannya sangat bervariasi, mulai dari berdebar sampai pusing atau kadang sesak dan nyeri dada,” jelasnya.
Ia menceritakan pengalaman menangani seorang pasien yang lama mengeluhkan pusing.
Pasien itu sudah memeriksakan diri ke dokter THT dan saraf sebelum akhirnya menjalani pemeriksaan jantung.
Dari hasil evaluasi rekam jantung, tim medis menemukan adanya atrial fibrilasi.
Setelah menjalani tindakan ablasi untuk menormalkan irama jantung, keluhan pusing pasien berangsur membaik.