Senin, 11 Mei 2026

Beradaptasi dengan Teknologi, Atta Halilintar & Anang Hermansyah Anggap AI Bukan Ancaman Kreativitas

Atta Halilintar danAnang Hermansyah menilai AI bukanlah ancaman, melainkan alat yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kreativitas manusia.

Tayang:
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
AI DAN KEMAJUAN TEKNOLOGI - Atta Halilintat dan Anang Hermansyah berbagi pandangan soal AI dan tegaskan tidak perlu khawatir atau takut pada kemajuan teknologi saat mengisi talk show bertajuk The Role of AI in Modern Content Creation di kawasan Tangerang, Jumat (13/2/2026).  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

Ringkasan Berita:
  • Atta Halilintar dan ayah mertuanya, Anang Hermansyah bicara kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
  • AI belakangan memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri kreatif. 
  • Atta dan Anang menilai AI bukanlah ancaman, melainkan alat yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kreativitas manusia.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) belakangan memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri kreatif. 

Namun, pandangan berbeda disampaikan Atta Halilintar dan ayah mertuanya, Anang Hermansyah. 

Baca juga: Wamenkes Dante Bicara Inovasi Diabetes Molekuler & Artificial Pancreas: Masa Depan Pengobatan

Keduanya menilai AI bukanlah ancaman, melainkan alat yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kreativitas manusia.

Pandangan tersebut disampaikan Atta dan Anang saat menjadi pembicara 

Dalam sebuah sesi diskusi, Atta Halilintar menegaskan bahwa kehadiran AI seharusnya tidak ditakuti oleh para kreator.

Baca juga: Atta Halilintar Harus Ekstra Bagi Waktu ke Anak dan Istri, Akui Sering Cemburu

"Nah AI itu bukan sesuatu yang berbahaya. Justru ini adalah tools yang bisa membantu kreator bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih kreatif," ujara Atta Halilintar dalam talk show bertajuk The Role of AI in Modern Content Creation di kawasan Tangerang, Jumat (13/2/2026). 

"Kreativitas tetap datang dari manusia, AI hanya membantu memperkuat dan memaksimalkan potensi kita," jelasnya.

Atta menilai, di tengah arus digitalisasi yang semakin cepat, kemampuan beradaptasi terhadap teknologi menjadi kunci agar kreator tetap relevan. 

 

Selama digunakan secara bijak, AI justru dapat membuka peluang baru, mulai dari monetisasi hingga memperluas jangkauan audiens.

Senada dengan Atta, musisi Anang Hermansyah juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan pola pikir terbuka dalam menyikapi perkembangan teknologi. 

Menurutnya, AI tidak hadir untuk menggantikan peran manusia, melainkan sebagai mitra kolaboratif dalam proses kreatif.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved