Kamis, 16 April 2026

Catatan Kriminal Bintang Film Transformers Shia LaBeouf, Teranyar Gebuk Warga Sampai Bonyok

Atas perbuatannya, pemeran utama film Transformers tersebut ditangkap atas tuduhan penganiayaan ringan. 

Editor: Willem Jonata
Bright Side
Shia LaBeouf 

Ringkasan Berita:
  • Shia LaBeouf pemeran utama film Transformers tersebut ditangkap atas tuduhan penganiayaan di New Orleans
  • Kejadian tersebut menambah daftar panjang kriminal sang aktor
  • Shia mengaku tindakannya yang agresif dipicu karena kebiasaan minum alkohol

 

TRIBUNNEWS.COM - Aktor Hollywood, Shia LaBeouf (39), kembali berurusan dengan hukum. Ia memukuli dua warga saat perayaan tahunan di sebuah tempat di Royal Street, New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat, Selasa (17/2/2026).

Atas perbuatannya, pemeran utama film Transformers tersebut ditangkap atas tuduhan penganiayaan

Departemen Kepolisian New Orleans (NOPD) mengungkapkan bahwa keributan bermula saat LaBeouf diusir dari sebuah toko karena membuat kegaduhan. Bukannya pergi, sang aktor justru meluapkan kemarahannya secara membabi buta.

Baca juga: Sinopsis Film Fury, Dibintangi oleh Brad Pitt dan Shia LaBeouf, Tayang di Bioskop Trans TV

“Setelah dikeluarkan dari gedung, korban melaporkan dipukul oleh LaBeouf menggunakan tangan kosong berkali-kali,” tulis rilis resmi kepolisian, mengutip NBC4 Washington. 

Meski sempat dilerai dan diminta pergi, LaBeouf justru kembali lebih agresif dan memukul korban yang sama pada tubuh bagian atas. 

Tak berhenti di situ, ia juga menyerang orang kedua dengan pukulan telak tepat di bagian hidung.

Penangkapan ini bukan sekadar menambah catatan kriminal LaBeouf, melainkan menjadi bukti nyata kegagalan transformasi personal yang selama ini ia umumkan ke publik. 

Pada tahun 2020, saat menghadapi gugatan kekerasan dari mantan kekasihnya, FKA Twigs, LaBeouf sempat merilis pernyataan emosional yang menyebut dirinya "malu" dan mengaku telah "menyakiti orang-orang terdekat selama bertahun-tahun."

Kala itu, ia menyalahkan kebiasaan minum alkohol sebagai pemicu kelakuan agresifnya.

Namun, insiden berdarah di New Orleans ini menunjukkan bahwa penyesalannya tak lebih dari sekadar pencitraan. 

Pola agresi yang sama, mulai dari penghinaan rasis pada polisi di Georgia tahun 2017, hingga gangguan ketertiban di Broadway tahun 2014, kembali berulang tepat di saat publik mengira ia telah pulih.

Dalam insiden terbaru ini, LaBeouf sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan atas "cedera yang tidak diketahui" sebelum akhirnya dijebloskan ke penjara segera setelah ia dinyatakan stabil.

Dokumen daring kepolisian mengonfirmasi bahwa ia didakwa dengan dua pasal penganiayaan ringan.

Hingga berita ini diturunkan, perwakilan Shia LaBeouf belum memberikan tanggapan resmi.

Namun, bagi publik dan para korbannya, insiden ini bukan lagi tentang "masalah ketergantungan," melainkan tentang seorang aktor yang terjebak dalam siklus kekerasan yang ia akui sendiri, namun gagal ia hentikan.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved