Rabu, 3 Juni 2026

Cerita Kelam Ratu Azalia, Nyaris Diperkosa usai Dibully Hingga Dianiaya di Kampus Terkenal

Selebgram dan pemain film Ratu Azalia berbagi kisah kelamnya jadi korban perundungan.  Ia bahkan nyaris diperkosa.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Selebgram dan pemain film Ratu Azalia berbagi kisah kelamnya.
  • Ia mengaku mengalami perundungan sejak SMA hingga di kampus.
  • Perundungan bahkan sampai membuatnya nyarus diperkosa.

 

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selebgram dan pemain film Ratu Azalia berbagi kisah kelamnya jadi korban perundungan

Selain mengalami perundungan di SMA, ia juga ibully saat duduk dibangku kuliah.

Padahal, Ratu Azalia menjalani pendidikan kuliah di salah satu Universitas terbaik di Indonesia. Namun, ia mengklaim kampus itu sudah terkenal dengan bullying yang cukup hebat.

Baca juga: Pengalaman Traumatis Ratu Azalia Dua Kali Nyaris Diperkosa, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

"Wah di kampus ini bullynya lebih hebat lagi. Kejadiannya pas lagi ospek atau orientasi hingga sudah jadi mahasiswi disana," kata Ratu Azalia kepada Wartakotalive.com.

Ratu mengungkapkan bullying ketika masa orientasi atau ospek, kala itu foto wajahnya masuk kedalam unggahan akun 'Kampus Cantik'.

Para senior yang tak terima langsung melabrak Ratu, mengeluarkan hinaan-hinaan parah hingga dirinya harus dilarikan ke rumah sakit.

"Aku di-bully habis-habisan. Apalagi waktu itu tahun 2015, kan belum ada eyelash (bulu mata palsu) atau makeup yang berlebihan, benar-benar berdandan sesuai usia saja tapi masuk postingan akun tersebut," ucapnya.

"Aku sampai dikurung di toilet, dilempari tisu, dan disuruh hapus makeup padahal aku nggak pakai make up sama sekali," tambahnya.

Nyaris Diperkosa 

Wanita yang kini berusia 29 tahun ini juga mengakui, ada dugaan pelecehan seksual saat dirinya mengikuti ospek.

"Di kampus ini, aku bahkan hampir diperkosa lagi oleh senior. Pas baru satu minggu ospek, aku sampai pingsan dan masuk rumah sakit karena efek dari bullying tersebut," jelasnya.

"Terus ada lagi aku dibully bahkan ada dugaan penganiayaan, sampai aku jatuh dari lantai dua ke lantai satu, masuk rumah sakit juga sampai nggak ingat apa-apa dan harus di-CT Scan. Pas ditanya namaku siapa pun, aku nggak ingat. Udah sampai separah itu," tambahnya.

Bahkan, diakui Ratu, kalau pihak kampus lepas tangan. Karena menganggap kejadian naas yang dialami dirinya, karena candaan dan dianggap mereka sudah dewasa.

"Sampai akhirnya, ospek itu diberhentikan oleh Papaku. Senior-senior ini minta maaf, bikin surat penangguhan, dan akhirnya aku dibebaskan dari syarat mengikuti ospek karena posisiku sebagai korban," terangnya.

Trauma

Sesuai Minatmu
Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved