Minggu, 14 Juni 2026

Keresahan Sal Priadi Jadi Musisi Jaman Sekarang, Dituntut Hasilkan Karya yang Viral

Sal Priadi menyoroti fenomena industri musik saat ini yang kerap menjadikan viral sebagai tolak ukur utama kesuksesan sebuah karya. 

Tayang:
Tribunnews.com/instagram
KERESAHAN SAL PRIADI- Musisi Sal Priadi ungkap keresahannya sebagai musis saat ini karena harus bersaing dan mengejar viral. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

Ringkasan Berita:
  • Sal Priadi menyoroti fenomena industri musik saat ini yang kerap menjadikan viral sebagai tolak ukur utama kesuksesan sebuah karya. 
  • Sal mengaku melihat kecenderungan para penyanyi dan musisi yang berlomba-lomba mendapatkan jumlah pemutaran, tayangan.
  • Menurut Sal, seorang musisi seharusnya memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan, perasaan, maupun pesan yang memiliki bobot, bukan sekadar viral.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi sekaligus penulis lagu Sal Priadi menyoroti fenomena industri musik saat ini yang kerap menjadikan viral sebagai tolak ukur utama kesuksesan sebuah karya. 

Baca juga: Lagu Baru Sal Priadi Sindir Keras Rutinitas Kerja yang Berlebihan

Menurutnya, banyak musisi kini terjebak dalam upaya mengejar angka-angka di platform digital dibandingkan fokus pada nilai artistik yang ingin disampaikan.

Sal mengaku melihat kecenderungan para penyanyi dan musisi yang berlomba-lomba mendapatkan jumlah pemutaran, tayangan, hingga eksposur besar di media sosial.

"Penyanyi selalu mengejar kayak angka streams yang tinggi, views yang tinggi, algoritma, FYP, segala macam sesuatu yang viral," kata Sal Priadi di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, belum lama ini.

Pelantun lagu Gala Bunga Matahari itu menilai kondisi tersebut perlahan dapat menggeser tujuan utama seorang seniman dalam menciptakan karya. 

Ketika fokus utama hanya pada capaian angka dan popularitas instan, proses kreatif berisiko kehilangan makna yang seharusnya menjadi fondasi sebuah karya musik.

Menurut Sal, seorang musisi seharusnya memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan, perasaan, maupun pesan yang memiliki bobot, bukan sekadar mengikuti formula yang dianggap mampu mendatangkan viralitas.

"Pengkaryaan yang terjadi akhirnya jadi mengarah ke sana (viral) gitu, dan menghilangkan diri kita sebagai seorang berkarya yang benar-benar harusnya ngomong sesuatu yang punya bobot," terangnya.

Lebih lanjut, Sal juga menyoroti cepatnya perputaran tren di industri musik digital saat ini. 

Lagu yang viral hari ini, menurutnya, bisa dengan mudah tergeser oleh rilisan baru hanya dalam waktu singkat.

Karena itu, ia mengingatkan para musisi untuk tidak terlalu terpaku pada pencapaian yang sifatnya sementara. 

Sal berharap para pelaku musik dapat kembali menikmati proses berkarya dan menghadirkan karya yang lahir dari kejujuran artistik.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved