Zendhy Kusuma Hormati Perhatian DPR, Ingatkan Dampak Cyberbullying dalam Kasus Bibi Kelinci
Zendhy Kusuma menyampaikan pernyataan terbuka kepada publik setelah polemik antara dirinya dan restoran Bibi Kelinci
Ia menilai pengalaman ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.
“Saya belajar menjadi konsumen yang lebih baik. Teman-teman yang menjalankan usaha juga tentu belajar menjadi pelaku usaha yang lebih baik. Dan kita semua belajar menjadi warga negara yang lebih dewasa di tengah kehidupan yang sangat dipengaruhi media sosial,” ujarnya.
Zendhy menegaskan bahwa perkara tersebut kini telah selesai melalui mediasi dan berharap semua pihak dapat menghormati penyelesaian tersebut.
“Yang paling penting bagi saya sekarang adalah persoalan ini sudah selesai melalui mediasi. Mari kita sama-sama menghormati proses itu dan melanjutkan hidup dengan lebih tenang dan lebih bijak,” katanya.
Rapat di DPR, Kasus Selesai
Awal pekan ini, Komisi III DPR RI menghadirkan selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci, Nabilah O'Brien, yang terseret dalam kasus pencemaran nama baik dengan pelanggannya Zhendy Kusuma.
Kasus ini dinyatakan selesai setelah Polri memediasi selebgram sekaligus pemilik Restoran Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O'Brien yang tengah berseteru dengan Zhendy Kusuma dalam polemik yang membuat kedua belah pihak menjadi tersangka.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan dalam mediasi turut hadir istri dari Zhendy yakni Evi Santi Rahayu dan pihak Nabilah yakni KDH pada Minggu (8/3/2026).
"Empat pihak ini turut berhadir, kemudian melakukan perjanjian perdamaian," kata Trunoyudo kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Minggu malam.
Dalam perjanjian perdamaian tersebut, Trunoyudo mengatakan kedua belah pihak pun sepakat untuk mencabut laporan yang sudah dibuat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Gitaris-Zendhy-Kusuma-dan-istri-Evi-Santi-321.jpg)