Upaya Mawar De Jongh Dalami Peran Anak Fatherless di Film 'Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya?'
Peran tersebut menuntut Mawar untuk menyelami sisi rapuh sekaligus kekuatan batin seorang anak yang hidup dalam kekosongan figur ayah.
Ringkasan Berita:
- Dalam film 'Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya?' Mawar de Jongh dituntut menyelami sisi rapuh sekaligus kekuatan batin seorang anak yang hidup dalam kekosongan figur ayah
- Film 'Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya,' merupakan adaptasi dari novel best seller dengan judul serupa. Rencananya film tersebut akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 9 April 2026
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Mawar De Jongh mengungkapkan tantangan yang dihadapi saat memerankan karakter Dira, seorang anak perempuan fatherless dalam film 'Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya?'.
Peran tersebut menuntut Mawar untuk menyelami sisi rapuh sekaligus kekuatan batin seorang anak yang hidup dalam kekosongan figur ayah.
Mawar mengaku sejumlah adegan intens cukup menguras energi, baik secara fisik maupun emosional.
Meski begitu, ia merasa sangat terbantu dengan dukungan dari para pemain lain di lokasi syuting.
“Kalau untuk aku sendiri pastinya mungkin setelah beberapa adegan intens pasti ada rasa capek," ujar Mawar Dejongh di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Sinopsis Film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?, Dibintangi Mawar de Jongh hingga Baskara Mahendra
Salah satu tantangan terbesar bagi Mawar, adalah saat harus menjalani adegan panjang yang penuh emosi. Ia mengaku sempat merasa gugup sejak pertama kali membaca naskahnya.
“Jadi memang ada satu adegan yang cukup intens dan cukup panjang," katanya.
"Dan pastinya deg-degan banget ketika pertama kali baca kayak gimana ya nanti kira-kira gitu,” tutur Mawar.
Namun, rasa gugup itu perlahan teratasi berkat kekompakan tim dan dukungan antar pemain.
Mawar menyebut kebiasaan saling menguatkan sebelum pengambilan gambar menjadi kunci keberhasilan mereka dalam membangun emosi di layar.
“Tapi puji Tuhan aku ditemani teman-teman yang luar biasa, sebelum take kita selalu pegangan tangan kayak menyamakan visi, kita pasti bisa, dan memberikan energi positif terhadap satu sama lain," tutur Mawar.
"Jadi aku beruntung banget sih bisa berada di proyek ini bersama mereka semua,” terusnya.
Di balik tuntutan adegan yang berat, Mawar justru menemukan suasana hangat dan menyenangkan selama proses syuting.
Ia bahkan kerap menikmati momen saat menyaksikan interaksi para pemain lain di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Mawar-de-Jongh-1-02042026.jpg)