Ammar Zoni Terjerat Narkoba
Aditya Zoni Pasang Badan, Bela Ammar Zoni Usai Pledoinya Disindir Haldy Sabri
Aditya Zoni membela sang kakak dan menilai tidak ada yang keliru dari isi pleidoi yang dibacakan Ammar Zoni hingga disindir suami Irish Bella.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Aditya Zoni membela sang kakak atas isi nota pembelaan (pleidoi) yang dibacakan Ammar Zoni dalam sidang pekan lalu.
- Aditya Zoni pasang badan usai suami Irish Bella, Haldy Sabri, mengunggah kalimat bernada sindiran pada pledoi yang menyenggol nama Irish.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aditya Zoni membela sang kakak dan menilai tidak ada yang keliru dari isi nota pembelaan (pleidoi) yang dibacakan Ammar Zoni dalam sidang pekan lalu.
Hal ini mencuat setelah suami Irish Bella, Haldy Sabri, mengunggah kalimat bernada sindiran usai nama istrinya disebut dalam persidangan.
Baca juga: Ammar Zoni Minta Maaf kepada Haldy Sabri Buntut Singgung Irish Bella dalam Pleidoi
Dalam unggahannya, Haldy menyinggung Ammar seharusnya fokus pada perkara yang sedang dihadapi, bukan membawa masa lalu.
Menanggapi hal tersebut, Aditya Zoni menegaskan apa yang disampaikan kakaknya dalam pleidoi merupakan bentuk pembelaan diri sekaligus bagian dari perjalanan hidupnya.
"Tapi kan dalam sisinya Bang Ammar, point of view-nya Bang Ammar itu kan apa yang dia rasakan. Jadi sah-sah saja dong," kata Aditya Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026).
"Bang Ammar bilang sebetulnya ini bukan untuk publik, itu untuk pembelaan dia dan supaya hakim mempertimbangkan. Itu sih," lanjutnya.
Lebih lanjut, Aditya enggan menanggapi isu-isu yang mencoba membenturkan pernyataan Ammar dalam pleidoi dengan respons Haldy Sabri.
Ia memilih fokus pada kelancaran proses persidangan sang kakak.
"Ya biasalah, isu-isu itu kan. Kita di sini itu fokus saja sama Bang Ammar," ujar Aditya Zoni.
Ammar Zoni Meminta Maaf
Di sisi lain, Ammar Zoni menyampaikan permintaan maaf apabila Haldy Sabri merasa tersinggung karena dirinya menyebut nama Irish Bella dalam pleidoi.
Ia menegaskan isi pleidoi tersebut semata-mata merupakan rangkuman perjalanan hidupnya tanpa maksud menyinggung pihak mana pun.
"Saya yang saya bicarakan itu kan sesuai dengan apa yang terjadi waktu itu. Kan saya sudah bicarakan dari awal kalau perjalanan hidup saya," kata Ammar Zoni.
"Saya bikin pleidoi saya itu tidak ada menyinggung siapa-siapa," lanjutnya.