Kamis, 21 Mei 2026

Les Seni Bisa Bikin Anak Stres Jika Orang Tua Mulai Memaksakan Target Prestasi

Tidak semua anak membutuhkan seni sebagai target prestasi. Kadang anak hanya membutuhkan ruang aman untuk mengekspresikan diri.

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penari membawakan tarian modern saat acara Pertunjukkan Seni Tari O-Zone di kawasan Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (11/11/2023). O-Two Dance School menggelar Pagelaran Tari O-Zone bertemakan 'Dream On' yang diikuti 170 penari dari berbagai usia yang Menceritakan bagaimana seseorang menggapai impiannya dengan penuh tantangan, pagelaran ini akan dilaksanakan pada 11 November 2023. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

“Dengan musik dan suara ada ritme, dan ritme membantu anak-anak beresonansi,” ujarnya.

Calvin mengingatkan orangtua agar tidak membatasi seni hanya untuk anak yang dianggap berbakat.

Menurutnya, seni adalah bahasa universal yang dimiliki semua anak.

“Kita sering membayangkan seni itu sesuatu yang besar. Padahal aktivitas sehari-hari bisa menjadi seni,” katanya.

Ia juga menegaskan orang dewasa tetap boleh bernyanyi atau menggambar meski merasa tidak berbakat.

Karena fungsi utama seni bukan hanya menghasilkan karya bagus, tetapi membantu seseorang menyalurkan emosi.

Menurut Calvin, sudut pandang inilah yang perlu mulai diubah oleh banyak keluarga Indonesia.

 

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved