Les Seni Bisa Bikin Anak Stres Jika Orang Tua Mulai Memaksakan Target Prestasi
Tidak semua anak membutuhkan seni sebagai target prestasi. Kadang anak hanya membutuhkan ruang aman untuk mengekspresikan diri.
“Dengan musik dan suara ada ritme, dan ritme membantu anak-anak beresonansi,” ujarnya.
Calvin mengingatkan orangtua agar tidak membatasi seni hanya untuk anak yang dianggap berbakat.
Menurutnya, seni adalah bahasa universal yang dimiliki semua anak.
“Kita sering membayangkan seni itu sesuatu yang besar. Padahal aktivitas sehari-hari bisa menjadi seni,” katanya.
Ia juga menegaskan orang dewasa tetap boleh bernyanyi atau menggambar meski merasa tidak berbakat.
Karena fungsi utama seni bukan hanya menghasilkan karya bagus, tetapi membantu seseorang menyalurkan emosi.
Menurut Calvin, sudut pandang inilah yang perlu mulai diubah oleh banyak keluarga Indonesia.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pertunjukkan-seni-tari-o-zone_20231112_135907.jpg)