Konflik Promo Film seret Masalah Keluarga, Ratu Sofya Justru Balik Somasi Ibundanya
Persoalan pihak Produser dan Ratu Sofya terkait film Dosa Penebusan atau Pengampunan membuka konflik keluarga. Ratu somasi ibunya.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
Ringkasan Berita:
- Persoalan pihak Produser dan Ratu Sofya terkait film Dosa Penebusan atau Pengampunan membuka konflik keluarga.
- Muncul somasi dari Ratu Sofya yang disebut ditujukan kepada orang tuanya terkait persoalan honor.
- Ibunda Ratu Sofya, Intan Masthura, tampak menjelaskan sistem pengelolaan honor yang selama ini berlaku di keluarganya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik antara HAS Pictures dan Ratu Sofya terkait film Dosa Penebusan atau Pengampunan rupanya ikut menyeret persoalan keluarga.
Di tengah polemik soal kewajiban promosi film, muncul somasi dari Ratu Sofya yang disebut ditujukan kepada orang tuanya terkait persoalan honor.
Baca juga: Konflik Film Dosa, Ratu Sofya Mengaku Tak Nyaman Jalani Adegan Panas, Reza Aditya Membantah
Ibunda Ratu Sofya, Intan Masthura, tampak menjelaskan sistem pengelolaan honor yang selama ini berlaku di keluarganya.
Menurut Intan, honor syuting Ratu sejak awal memang ditransfer ke rekening ayahnya karena berkaitan dengan administrasi kontrak.
"Honor kan yang tanda tangan Papanya, otomatis kan NPWP sama rekening kan harus sama, Papanya. Nah, ditransfer ke rekening Papanya," kata Intan Masthura di kawasan Kemang Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan sistem tersebut bukan hanya berlaku untuk Ratu, melainkan sudah menjadi pola kerja keluarga mereka sejak lama.
"Semua kerja sama. Anak saya yang lain juga bukan Ratu aja yang syuting, semua kami kerja sama. Jadi siapa yang syuting, itu yang nemenin," lanjutnya.
Niat Tegas sang Produser Berubah saat Ratu Sofya Layangkan Somasi
Di sisi lain, produser film Dosa, Reza Aditya, mengaku awalnya ingin bersikap tegas terkait persoalan promosi film yang tidak dijalankan oleh Ratu.
Namun sikapnya berubah setelah mendengar adanya persoalan somasi kepada orang tua sang aktris.
"Pertemuan pertama itu kita memang konsen ke situ (proses hukum), karena satu buah film terus pemeran utamanya nggak ikut promo itu kan sesuatu yang tidak elok dilihatnya," ujar Reza.
Ia mengaku sempat meminta tim hukumnya untuk mengambil langkah tegas agar Ratu menjalankan kewajiban promosi. Namun langkah itu berubah setelah menerima laporan baru.
"Tapi ketika saya dapat laporan malah pertemuan kedua Tante sama Om (orang tua Ratu) disomasi oleh kuasa hukumnya (Ratu) untuk menyerahkan semua fee ya Tante ya? Untuk menyerahkan semua fee, saya langsung ngerem," jelasnya.
Reza mengaku tersentuh sebagai seorang ayah melihat persoalan yang berkembang menjadi urusan keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ratu-Sofya-main-film-Gundik.jpg)