Rabu, 27 Mei 2026

Ruben Onsu Kurban Sapi Jumbo di Momen Idul Adha, Percaya Jadi Penyelamat di Akhirat

Ruben Onsu berpesan kepada pihak panitia agar distribusi daging kurban diperketat, sehingga benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.

Tayang:
Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah
RAMADAN RUBEN ONSU- Ruben Onsu saat ditemui awak media di kawasan Sawangan, Depok, Rabu (18/2/2026). Ruben mengakui masih dalam tahap belajar dan menyebut Ramadan kali ini menjadi momentum untuk memperdalam ibadah, termasuk membaca Al-Qur’an. 

Ringkasan Berita:
  • Ruben Onsu sudah membeli hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447
  • Bagi ayah tiga anak ini, berkurban bukan sekadar rutinitas tahunan biasa. Ia mempercayai hewan yang dikurbankan dengan tulus kelak akan menjadi penyelamat dan pendamping di kehidupan setelah kematian

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menyambut hari raya Idul Adha 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026,  Ruben Onsu memastikan diri untuk menunaikan ibadah kurban.

Mantan suami Sarwendah ini telah menyiapkan seekor sapi jumbo seberat 1 ton dengan corak warna hitam dan putih. 

Untuk memastikan kualitasnya, Ruben bahkan turun langsung ke lapangan guna memilih hewan tersebut tanpa perantara orang lain.

"Pertama lewat video, foto, terus suka, turun langsung, kita datang ngeliat fisiknya aslinya, terus lihat beberapa pilihan jadi aku tentuin pilihan," kata Ruben Onsu di kawasan Bekasi, baru-baru ini.

Baca juga: Ayu Ting Ting Gandengan dengan Kevin Gusnadi, Ruben Onsu Ungkap Sahabatnya Belum Pikirkan Nikah

Menariknya, Ruben ternyata memiliki kriteria yang cukup unik dan sangat spesifik saat menyeleksi calon hewan kurbannya.

Ia mengaku tidak hanya menjadikan bobot atau ukuran tubuh sapi sebagai patokan utama, melainkan juga memperhatikan gestur dan perilaku emosional sang hewan ketika berinteraksi secara personal dengannya.

"Saya pilih yang ketika saya dekati, ya dia nunduk, dia nurut. Nggak yang bergeser. Kan ada yang kayak gitu, kan. Kalau ini yang ketika kita pegang kepalanya, ya dia nunduk dan nurut," tuturnya.

Bagi ayah tiga anak ini, berkurban bukan sekadar rutinitas tahunan biasa. 

Ruben memandang ibadah ini memiliki esensi spiritual yang sangat mendalam. 

Ia mempercayai hewan yang dikurbankan dengan tulus kelak akan menjadi penyelamat dan pendamping di kehidupan setelah kematian.

"Karena itu adalah salah satu yang akan mendampingi kita nanti, ya, menjadi kendaraan kita nanti. Kalau aku sih gitu doang. Jadi ketika dia lakukan itu (nunduk), ya udah saya langsung, 'Iya, ini aja'," lanjut Ruben.

Ruben Akan Pantau Penyaluran Daging

Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini Ruben memutuskan untuk memusatkan ibadah kurbannya di satu lokasi saja. 

Ia pun memberikan pesan mendalam kepada pihak panitia agar proses distribusi daging kurban diperketat, sehingga benar-benar menjangkau warga yang paling membutuhkan.

"Makanya saya bilang mudah-mudahan tepat sasaran, saya juga bilang ke panitia harus diseleksi banget ya nggak boleh asal-asalan karena banyak yang membutuhkan," ujar Ruben.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved