Mediasi di Komnas PA Buntu, Clara Shinta Ungkit Nafkah & Peran Denny Goestav Eks Suami Sebagai Ayah
Clara Shinta bertemu dengan Denny Goestav untuk melakukan upaya perdamaian atau mediasi terkait anak.
Ringkasan Berita:
- Clara Shinta bertemu dengan Denny Goestav untuk melakukan upaya perdamaian atau mediasi.
- Mediasi di Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), di kawasan Pasa Rebo, Jakarta Timur, Senin (25/5/2026) buntu.
- Terungkap perseteruan berawal dari nafkah anak.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah berseteru mengenai hak asuh anak dengan mantan suaminya, selebgram Clara Shinta akhirnya bertemu dengan Denny Goestav untuk melakukan upaya perdamaian atau mediasi.
Pertemuan Clara Shinta dan Denny Goestav terjadi di Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), di kawasan Pasa Rebo, Jakarta Timur, Senin (25/5/2026).
Baca juga: Mantan Suami Clara Shinta Bantah Tak Nafkahi Anak setelah Cerai, Ungkit Gono-gini Rp13 M: Cukuplah
Selama tiga jam Clara dan Denny bertemu melakukan upaya mediasi. Saat keluar, wanita berhijab ini mengaku buntu.
"Pada hari ini kami menghadiri panggilan mediasi oleh Komisi Perlindungan Anak. Kami berdiskusi kurang lebih tiga jam. Namun, dalam diskusi hari ini belum ada kesepakatan," kata Akil Rumaday penasehat hukum Clara Shinta.
Akil menyebut mediasi yang terjadi tak menemui titik terang, dikarenakan ego Clara dan Denny masih sangat tinggi.
Padahal, kepentingan anak harus diatas segalanya karena diatur UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Ungkit Nafkah Anak
Shinta menyebut hal mendasar permasalahannya dengan Denny, karena nafkah kepada anak yang tidak bisa diwujudkan, sejak bercerai tahun 2022.
Pengadilan Agama Jakarta Selatan memutuskan Denny wajib memberikan nafkah anak sebesar Rp 5 juta per bulan, dengan ketentuan kenaikan sebesar 10 persen setiap tahunnya.
"Tapi sejauh ini nihil ya (soal nafkah)," ucap Clara Shinta.
Shinta mengakui tidak enak menceritakan hal tersebut kepada publik, karena takut dianggap menjelekkan mantan suaminya. Tapi, dalam mediasi, Denny tidak mau dengan nafkah sebesar itu.
"Cuma mungkin di sini belum tercapainya kesepakatan karena ada salah satu pihak di antara kami yang belum mengiyakan kesepakatan itu," jelas Clara Shinta.
Selain nafkah, hal yang juga dipermasalahkan Shinta adalah Denny, dianggap tak bisa jadi sosok ayah yang baik buat anaknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/clara-shinta-lklppokllgf.jpg)