Tak Sudi Bicara dengan Mantan Admin, Fuji Pilih Jaga Jarak di Polres Jaksel
Fuji enggan bertatap muka dengan mantan admin media sosialnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan uangnya.
Ringkasan Berita:
- Fuji bertemu mantan karyawan yang dia laporkan ke polisi dengan tuduhan penggelapan uang. Pertemuan mereka terjadi di Polres Metro Jakarta Selatan
- Perasaan Fuji berkecamuk. Bukan hanya mengalami kerugian materi, tapi juga sakit hati karena dikhianati karyawannya sendiri
- Sandy Arifin, kuasa hukum Fuji, mengatakan peluang pengembalian kerugian masih terbuka jika ada itikad baik dari pihak keluarga tersangka
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fujianti Utami atau akrab disapa Fuji, enggan bertatap muka dengan mantan admin media sosialnya yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan uang.
Bahkan saat keduanya berada di lokasi yang sama di Polres Metro Jakarta Selatan, Fuji memilih menjaga jarak.
Momen itu terjadi saat Fuji datang bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin, untuk melengkapi berkas dan barang bukti tambahan dalam proses hukum yang tengah berjalan.
Sandy mengatakan pihaknya sempat mengetahui terlapor berada di lokasi yang sama. Namun Fuji memilih untuk tidak menemuinya.
Baca juga: Tak Sengaja Papasan di Kantor Polisi, Fuji Emosi Lihat Eks Karyawan yang Kini Tersangka
"Kebetulan tadi terlapor juga ada di dalam, tapi klien kami karena memang sudah diberikan waktu beberapa kali untuk upaya mediasi penyelesaian tapi tidak ada iktikad baik," ujar Sandy Arifin di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
"Jadi tadi tidak ditemui oleh Uti," kata Sandy.
Saat ditanya apakah sempat berbincang dengan tersangka, Fuji memberikan jawaban tegas. Ia dengan tegas mengatakan tak sudi jika harus bicara dengan mantan admin media sosialnya itu.
"Nggak, nggak sudi aku ngobrol sama dia. Tadi cuma sempat lihat dari jauh, dia nunduk aja," tegasnya.
"Aku mau ngobrol? Enggak mau," ujar Fuji.
Fuji menegaskan persoalan yang ia hadapi bukan hanya tentang nominal kerugian, tetapi juga rasa kecewa atas perlakuan yang diterimanya.
"Ini bukan sekadar uangnya saja, tapi semua perbuatan yang dia lakuin ke aku," ungkapnya.
"Aku ngerasa nggak terima aja diperlakukan seperti itu," lanjut Fuji.
Kekesalan Fuji semakin menjadi ketika dirinya sempat dihubungi mantan kekasih dari tersangka yang merupakan mantan admin media sosialnya.
Orang tersebut menghubungi timnya untuk menyampaikan informasi terkait sebuah mobil yang diduga berasal dari uang miliknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Fuji-23012026.jpg)