Kamis, 28 Mei 2026

Slank hingga Daniel Caesar Siap Ramaikan Java Jazz Festival 2026

Tahun ini, Java Jazz tak hanya menghadirkan warna jazz semata melainkam musisi genre lainnya juga ada. 

Tayang:
tribunnews.com/Fauzi Alamsyah
Vokalis band Slank, Akhadi Wira Satriaji atau Kaka Slank menggunakan hak suaranya dalam Pilkada 2024 Jakarta di TPS 016, Potlot, Kalibata, Jakarta Selatan bersama anak dan istri, Rabu (27/11/2024). 

Ringkasan Berita:
  • Java Jazz Festival 2026 digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, pada 29-31 Mei 2026 
  • Jon Batiste, Daniel Caesar, Ella Mai, Wave to Earth, Incognito, Dave Koz, hingga Thee Sacred Souls, meriahkan festival tersebut
  • Sementara dari Indonesia, akan tampol Maliq & D'Essentials, RAN, Yura Yunita, Mahalini, Diskoria, TheOvertunes, Mocca, Potret, hingga Slank

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gelaran International Java Jazz Festival 2026 siap kembali menjadi panggung besar bagi deretan musisi lintas genre dari dalam dan luar negeri. 

Festival musik tahunan tersebut bakal digelar pada 29-31 Mei 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, dengan menghadirkan sederet nama besar yang diprediksi menjadi magnet bagi pengunjung.

Tahun ini, Java Jazz tak hanya menghadirkan warna jazz semata melainkam musisi genre lainnya juga ada. 

Sejumlah musisi internasional dari berbagai genre dipastikan meramaikan panggung festival, mulai dari Jon Batiste, Daniel Caesar, Ella Mai, Wave to Earth, Incognito, Dave Koz, hingga Thee Sacred Souls.

Baca juga: Persiapan Minimal Grup Band MLDJAZZPROJECT di Java Jazz, Berkat Chemistry Aksi Mereka Maksimal

Sementara dari Indonesia, nama-nama populer juga masuk dalam daftar penampil yang akang menghibur para penonton Java Jazz Festival

Maliq & D'Essentials, RAN, Yura Yunita, Mahalini, Diskoria, TheOvertunes, Mocca, Potret, hingga Slank siap menyuguhkan penampilan yang mewarnai festival selama tiga hari penuh.

Kehadiran nama-nama tersebut dinilai menjadi bukti bagaimana Java Jazz terus berkembang mengikuti perubahan selera penikmat musik, terutama generasi muda. 

Festival yang identik dengan musik jazz itu kini dipandang berkembang menjadi ruang yang menghadirkan pengalaman musik lebih luas dengan berbagai genre.

Representatif MLDSPOT, Nathaniel Widhiyanto Utomo, menilai perkembangan Java Jazz menunjukkan perubahan festival musik yang kini bukan lagi sekadar tempat menikmati pertunjukan musik.

"Bagi kami, Java Jazz berkembang menjadi lebih dari sekadar festival jazz ya," ujar Widhiyanto Utomo kepada awak media, Rabu (27/5/2026).

"Kehadiran musisi internasional dan deretan musisi Indonesia yang digemari anak muda menunjukkan bahwa festival ini terus relevan dengan perkembangan selera generasi sekarang," katanya.

Menurut Nathan, festival musik juga kini menjadi ruang yang mendorong kreativitas sekaligus membuka peluang bagi para pelaku industri musik untuk berkembang.

"Kami dan Java Jazz sama-sama ingin memberikan ruang buat anak muda bebas berekspresi, menikmati experience yang seru, sekaligus jadi tempat untuk explore passion di dunia musik," tuturnya.

Di tengah deretan musisi yang tampil, pengunjung juga akan menemukan berbagai pengalaman tambahan di area festival. Salah satunya melalui MLD Experience yang mengusung tema 'Fresh 'N Cool'.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved