Minggu, 7 Juni 2026

Murka Identitasnya Dipakai untuk Hina Orang, Surya Saputra Tempuh Jalur Hukum

Aktor Surya Saputra melaporkan sebuah akun media sosial X (Twitter) yang diduga mencatut nama dan fotonya ke pihak kepolisian.

Tayang:
Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah
LAPORAN POLISI - Aktor Surya Saputra melaporkan sebuah akun media sosial X (Twitter) yang diduga mencatut nama dan fotonya ke Polda Metro Jaya, Sabtu (6/6/2026). (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah). 

Ringkasan Berita:
  • Surya Saputra laporkan akun X ke Polda Metro Jaya karena mencatut nama dan fotonya untuk berkomentar kasar serta menghina fisik orang.
  • Surya mengaku terganggu usai rekan-rekannya mengira dirinya marah-marah di X, padahal ia tidak memiliki akun media sosial tersebut.
  • Meski terbuka untuk damai, Surya ingin mengungkap motif pelaku dewasa yang menggunakan identitasnya untuk menyerang pihak lain.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Surya Saputra melaporkan sebuah akun media sosial X (Twitter) yang diduga mencatut nama dan fotonya ke pihak kepolisian.

Surya Saputra mengaku terganggu karena akun tersebut menggunakan identitas dirinya untuk melontarkan berbagai komentar kasar, menghina orang lain, hingga melakukan serangan terhadap fisik seseorang.

"Saya kan ingin sekali kasih tahu, ayo kita berbuat baik. Cuma hari ini memang saya terusik sekali dengan kalimat-kalimat yang kasar, yang nggak sopan dan nggak senonoh. Saya keganggu sih, jadi ya itu makanya saya lapor," kata Surya Saputra usai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Sabtu (6/6/2026).

Baca juga: Nomor Ponsel Dicatut untuk Pinjol, Surya Saputra Alami Teror Debt Collector

Menurut Surya, akun tersebut bukan digunakan untuk melakukan penipuan, melainkan lebih banyak dipakai untuk menyerang pihak lain di media sosial.

"Dia lebih ke pemerintah, ke orang-orang, terus physical abuse ke orang-orang yang lain. Jadi menurut saya, saya paling nggak suka ngomongin fisik orang. Itu paling anti tuh. Bahwa orang diciptakan indah dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Nah ini bukan saya banget, makanya jangan sampai orang salah ngira itu saya," ucapnya.

Surya mengaku baru mengetahui keberadaan akun tersebut setelah beberapa rekannya mempertanyakan unggahan-unggahan bernada marah yang muncul dari akun yang menggunakan foto dirinya.

"Sudah beberapa teman nanyain, 'Sur, lu kenapa kok di Twitter marah-marah?' Saya bilang, 'Hah? Gua nggak ada akun Twitter.' Terus mereka bilang ada akun yang marah-marah begini dan begitu. Wah, teman-teman sudah mulai banyak yang ngomong sih," ujarnya.

"Baru dua hari lalu ada yang ngomong, hari ini juga ada yang ngomong lagi. Berarti ini harus di-stop nih karena udah banyak yang mengira itu saya," lanjut Surya.

Lebih lanjut, Surya mengaku belum pernah menghubungi ataupun melayangkan somasi kepada pemilik akun tersebut. Ia memilih langsung membuat laporan polisi karena merasa pencatutan identitas tersebut sudah merusak nama baiknya.

"Foto sama nama buat saya itu nggak sopan lah. Nggak segampang itu kita ngambil foto orang, ngaku-ngaku sebagai orang itu. Itu nggak boleh. Itu kan ngerusak nama baik," katanya.

Meski demikian, Surya mengaku tetap membuka peluang penyelesaian secara damai. Namun, ia ingin mengetahui terlebih dahulu motif pelaku menggunakan identitas dirinya.

"Damai itu selalu ada. Saya paling senang kita hidup rukun, guyub. Tapi intinya saya pengen ketemu aja, nawaitunya apa pakai foto saya? Kenapa harus ngomong buruk-buruk tentang macam-macam? Pakai foto sendiri aja gitu kan," tuturnya.

Surya juga berharap bisa bertemu langsung dengan pelaku apabila nantinya identitas yang bersangkutan berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

"Saya pengen tahu niatnya apa. Dan pelakunya ternyata sudah dewasa juga, bukan anak kecil. Kalau anak kecil mungkin saya kasih tahu dan edukasi. Tapi kalau sudah dewasa seperti ini ya harus bisa berpikir dong, ada konsekuensi dengan segala tindakannya," tandas Surya.

(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved