Tanam Sayur Organik di Gunung Alihkan Dunia Kaka Slank Jika Penat Bermusik
Kaka Slank mengalihkan dunianya dari bermusik sejenak untuk membuat kebun organik yang ditanam sayur mayur dan buah-buahan.
Ringkasan Berita:
- Kaka Slank mengalihkan uangnya untuk membuat kebun organik yang ditanam sayur mayur dan buah-buahan.
- Kaka Slank mengaku kebunnya ia buat di bawah kaki Gunung Salak, Jawa Barat.
- Vokalis band Slank ini merasa berkebun jadi wadah untuk dirinya melepas penat, dari kesibukannya di musik dan segudang job off air nya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sukses menjadi musisi beken di Indonesia, membuat Kaka Slank mengalihkan uangnya untuk membuat kebun organik yang ditanam sayur mayur dan buah-buahan.
Kaka Slank mengaku kebunnya ia buat di bawah kaki Gunung Salak, Jawa Barat sejak tahun 2023. Selama tiga tahun ini, berkebun jadi profesi keduanya.
Baca juga: Kaka Slank Berkebun, Hasil Panen Jadi Sumber Pangan Keluarganya
"Kebetulan gua yang menanam langsung sih di kebun. Jadi nanem sayur sayuran," kata Kaka Slank ketika ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).
Vokalis band Slank ini merasa berkebun jadi wadah untuk dirinya melepas penat, dari kesibukannya di musik dan segudang job off air nya.
"Iya lah, bener banget healing Jadi kontras sama kehidupan di panggung, Enak kayak recharge energi," ucap pria berusia 52 tahun ini.
Akhadi Wira Satriaji membantah memiliki kebun sebagai persiapan untuk pensiun dalam bermusik.
"Gue kayaknya belum kepikiran mau pensiun sih, cuma gue berpikir di situ gue kontras gitu. Kehidupan gue asyik, gue recharge di situ, entar balik lagi ke Slank," jelasnya.
"Entar mumet di studio, recharge di situ (kebun)," sambungnya.
Memiliki kebun dan menanam sendiri sayur mayurnya membuat Kaka membuka wawasannya serta pola pikirannya terhadap kehidupan.
Salah satu pelajaran berharga yang Kaka petik dari tanaman adalah pentingnya menghargai sebuah proses dan melatih kesabaran.
"Iya lah, lebih menghormati proses aja sih. Gue kadang-kadang kalau ngelihat orang buru-buru jadi kayak ngerasa, 'Kenapa sih buru-buru?'. Karena biasa ngelihatin tanaman kan, 'Yaelah lama banget sih' gitu," terangnya.
"Dulu emang gemas gitu kan, tiap hari dilihatin kok nggak nambah-nambah, jagung kok nggak keluar-keluar. Cuma lama-lama, ya emang gitu dia. Kecuali lu kasih obat (kimia), emang dia lebih cepat, cuma kan gue nggak pakai," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kaka-slank-sayur.jpg)