Kamis, 16 April 2026

Program Kita Bisa 2 di Kompas TV Meginspirasi Indonesia Melalui Olahraga

Program Kita Bisa 2 mengikut sertakan 13 atlet nasional yang telah memiliki segudang prestasi diantaranya Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Daud Yordan.

Penulis: Murtopo
Editor: Dewi Pratiwi
Berita Kota Super Ball - Murtopo
Jumpa Pers Program Kita Bisa 2 yang akan disiarkan di Kompas TV. (SUPER BALL/MURTOPO). 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Kompas TV bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menayangkan program inspiratif bertajuk Kita Bisa 2. Program tersebut menceritakan kisah perkuangan atlet Indonesia yang diharapkan bisa menginspirasi atlet muda lain dan anak-anak Indonesia lainnya.

Kisah inspiratif para olahragawan tersebut mulai ditayangkan pada 10 Agustus mendatang pukul 14.30-15.00.

Menurut Communication Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan, program yang dibaut pihaknya bekerjasama dengan Kompas TV tersebut merupakan program inspirasi bagi anak negri.

"Program inni digarapkan bisa memberikan inspirasi ke masyarakat, terutama di bidang olahraga. Selama ini saya bertanya kepada anak-anak tentang cita-cita mereka, dan dari 40 anak yang saya tanya tidak ada satupun yang ingin menjadi olahragawan. Tayangan ini semoga bisa bisa menjadi alternatif informasi bagi masyarakat bahwa menjadi olahragawan juga cukup membanggakan dan menghasilkan," ujar Budi.

Menurut Budi, di program Kita Bisa 2 kali ini, memang mayoritas atlet yang ditampilkan adalah atlet bulutangkis. Karena selama ini Djarum sudah berkonsentrasi membina atlet bulutangkis. Selain itu atlet bulutangkis Indonesia juga telah terbukti prestasinya.

"Pemilihan atlet memag cukup sulit. Masih banyak atlet yang harus diekspos keberhasilan mereka. Tapi saat ini memang kami baru hanya ingin membuat biografi 13 atlet terbaik. Pemilihannya juga melalui proses seleksi yang sangat ketat," ujar Budi.

Sementara itu menurut produse Kita Bisa 2, Dita Nurmasari, program Kita Bisa 2 merupakan program yang mengupas kehidupan olahragawan yang tidak hanya melulu tentang prestasi dan proses latihan mereka. Sisi kehidupan pribadi atlet juga diungkap dalam program tersebut.

"Di program ini kami juga menonjolkan sisi human interes si altelt seperti kegiatan atlet di luar dunia mereka serta selintas kehidupan pribadi dan masa kecil mereka," ujar Dita.

Bahkan Liliyana Natsir, yang menjadi salah satu atlet yang diikutsertakan dalam program tersebt mengaku keget karena tim produksi mebuat pengambilan gambar di kampung halamannya di Manado. "Saya juga cukup kaget karena tim produksi sudah mewawancarai keluarga saya di Manado. Selain mewawancarai orangtua mereka juga mengambil gambar sekolah saya serta guru-guru saya yang sudah lama tidak saya jumpai," ujar Liliyana.

Meskipun demikian Liliyana mengaku senang bisa bekerjasama dan terlibat dalam program tersebut. "Semoga perjalanan hidup saya yang ditayangkan dalam waktu 30 menit ini bisa menginspirasi banyak orang," ujar Liliyana.

Sumber: Super Skor
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved