Bukan Lagi 'Tim Hore', Lima Benefit yang Hilang dari KTM Seusai Menangi MotoGP Styria 2020

KTM telah melewati batas enam poin (3 poin per kemenangan) yang dihitung dalam rentang waktu dua tahun untuk menjadi pabrikan non-konsesi di MotoGP.

AFP/JOE KLAMAR
Pebalap Red Bull KTM Factory Racing dari Afrika Selatan Brad Binder (depan) pada MotoGP Ceko di Sirkuit Brno pada 9 Agustus 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - KTM membuktikan diri bukan lagi sebagai tim pelengkap dalam gelaran MotoGP.

Meraih tiga podium beruntun, termasuk podium pertama di balapan MotoGP Styria 2020, KTM bakal kehilangan berbagai keuntungan yang mereka miliki sebagai pabrikan konsesi.

Diketahui, KTM semakin menegaskan status mereka sebagai pabrikan elite setelah meraih hasil impresif pada balapan MotoGP Styria di Red Bull Ring, Austria, Minggu (23/8/2020).

Baca: Sebut Persaingan MotoGP Kian Terbuka, Valentino Rossi: KTM Menakutkan!

KTM merebut kemenangan kedua mereka di MotoGP melalui Miguel Oliveira (KTM Tech3).

Miguel Oliveira
Miguel Oliveira (zimbio.com)

Kesuksesan KTM pada balapan kandang semakin lengkap dengan raihan podium ganda setelah Pol Espargaro (Red Bull KTM) finis di posisi ketiga.

Baca: Suzuki Lebih Ngacir Ketimbang Yamaha di Red Bull Ring, Valentino Rossi: Bukan Soal Mesin Inline-4

Kemenangan Oliveira tak selamanya membawa 'kabar baik' bagi KTM. Pasalnya, mereka kini kehilangan status sebagai pabrikan konsesi di MotoGP.

KTM telah melewati batas enam poin (3 poin per kemenangan) yang dihitung dalam rentang waktu dua tahun untuk menjadi pabrikan non-konsesi di MotoGP.

Pabrikan asal Austria itu mengumpulkan delapan poin konsesi hasil dari dua kemenangan (6 poin) dan dua hasil podium ketiga (2 poin).

Baca: Dituding Quartararo Ada Main Mata dengan KTM, Michelin: Masalahnya Aspal, Bukan Ban!

Lantas, apa saja keuntungan yang bakal lepas dari tangan KTM semenjak berubah status menjadi pabrikan konsesi di MotoGP?

Baca Juga: Yamaha Buka Suara Kenapa Vinales Gunakan Rem Standar yang Berujung Fatal

Keuntungan pertama adalah jumlah tes yang tak terbatas—selain masa larangan uji coba dan saat alokasi ban tersedia— bersama pembalap utama mereka.

KTM tak lagi bisa melakukan uji coba bersama Pol Espargaro dkk. selain dalam tes resmi yang ditetapkan MotoGP. Aturan ini sudah mulai berlaku sejak poin konsesi terpenuhi.

Status konsesi juga membatasi lokasi uji coba bagi pembalap penguji.

Mulai musim depan KTM harus memilih tiga sirkuit dalam kalender kejuaraan sebagai tempat bagi Dani Pedrosa cs. untuk menjajal motor RC16.

Baca: MotoGP Styria 2020 - Tak Puas Kinerja Race Steward, Rossi Pertanyakan Lolosnya Penalti Pol Espargaro

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved