Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Jelang ke Olimpiade, Herry IP: Kevin/Marcus Siap Tempur, Hendra Setiawan Ada Masalah di Kaki

Herry IP menyebut persiapan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sudah sangat baik.

Instagram @herry_ip
Potret Herry IP sebelum kedua anak didiknya; Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan berlaga di final Indonesia Masters 2020. 

 
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi membeberkan kondisi anak asuhnya jelang tampil di Olimpiade Tokyo 2020.

Herry IP menyebut persiapan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sudah sangat baik.

“Persiapan di ganda putra sampai tadi pagi sudah ada perubahan yang signifikan, khususnya Kevin/Gideon, dari tadi pagi saya lihat mereka sudah siap untuk tanding,” kata Herry IP dalam konferensi pers secara daring, Rabu (7/7/2021).

Hanya, pada ganda lainnya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menurutnya masih harus terus ditempa.

Pasalnya, Hendra Setiawan mengalami sedikit masalah pada kakinya.

Meskipun demikian, ia meyakini Hendra/Ahsan bisa memaksimalkannya saat tim Indonesia menjalani latihan di Kumamoto, Jepang.

“Untuk Hendra/Ahsan masih sedikit butuh waktu untuk persiapan di Kumamoto agar lebih baik lagi karena Hendra ada sedikit masalah di kakinya,” kata Herry IP.

“Tapi tadi ada program game tiga lawan dua dan saya sangat terkejut melihat permainan mereka. Saya optimis latihan 10 hari di Kumamoto bisa meningkatkan permainan mereka dan jadi lebih fokus lagi,” ujarnya.

Seperti diketahui,  tim akan bertolak ke Prefektur Kumamoto di Jepang pada Kamis (8/7/2021) pukul 23.15 WIB menggunakan maskapai Japan Airlines dengan nomor penerbangan JL5012 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Mereka akan transit terlebih dahulu di Bandara Haneda, Tokyo selama sembilan jam sebelum melanjutkan penerbangan ke Kumamoto.

Di Kumamoto mereka akan adaptasi selama 10 hari sebelum ke Tokyo

“Sesampainya di Kumamoto, kami akan karantina dulu selama empat hari sebelum menjalani latihan. Saat karantina, saya berkoordinasi dengan Pak Iwan (Hermawan) sebagai pelatih fisik yang juga ikut ke sana untuk memberikan program-program latihan di kamar agar kondisi pemain terjaga dengan konsisten,” jelas Herry IP.

“Setelah itu, normal saja latihan fisik dan teknik. Saya berharap di sini bisa adaptasi cepat dan ada peningkatan sedikit sebelum ke Tokyo. Jadi latihannya bisa di-push sedikit. Nanti di Tokyo baru kami finishing dengan pola dan mempelajari lawan,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved