MotoGP Mandalika
Fabio Quartararo Sekak Balik Jack Miller Soal Aksi 'Overtaking' di MotoGP Mandalika
Fabio Quartararo menyebut Jack Miller adalah sosok pebalap yang ugal-ugalan saat menyalip. AKsi di Mandalika, kata Quartataro, masih sangat sopan
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Menurutnya, Quaartararo tak perlu melakukan aksi berbahaya untuk mengalahkan pembalap yang sedang berada dalam kecepatan lebih baik dari dirinya.
Apalagi saat itu, para pembalap masih berada di lap-lap awal.
Miller mengklaim bahwa pada saat itu dirinya memiliki kecepatan yang lebih baik dibanding Quartararo.
"Saya rasa itu tidak adil. Dia naik ke sisi kaki saya dan saya jelas memiliki kecepatan yang lebih baik pada saat itu," jelasnya.
"Saya datang dari urutan kesembilan di grid dan lebih cepat darinya, itu aksi yang tidak perlu pada tahap awal balapan untuk berada di kaki saya," tambah Miller.
Dirinya pun mengaku siap untuk berbicara dengan Quartararo terkait hal ini.
"Saya rasa tidak perlu ketika seseorang melewati Anda untuk segera berakselerasi ke arah ban depan mereka. Saya akan dengan senang hati berbicara dengannya (Quartararo) tentang ini."
Quartararo pun membalas komentar yang dilontarkan oleh Miller tersebut. Ia mengaku tak peduli dengan itu.
Baca juga: Empat Kali Crash, Gangguan Penglihatan Marc Marquez Kambuh Sepulang dari MotoGP Mandalika 2022
"Saya tidak peduli, Saya tidak peduli karena dia adalah orang di masa lalu yang memiliki beberapa gerakan agresif," ucap Quartararo.
Juara dunia MotoGP 2021 itu mengatakan kalau pergerakan yang dilakukannya saat menyalip Miller tidaklah agresif.
Quartararo juga menyuruh Miller, untuk menonton ulang video saat mereka terlibat adu mesin melalui televisi.
"Sentuhan saya bukan sesuatu yang besar, itu adalah sentuhan yang sangat kecil dan saya tidak tahu apakah dia menonton di TV, tetapi dia lebih baik menonton karena saya tidak melakukan kesalahan."
Menurut Quartararo, Miller sempat menghampiri dirinya sesaat setelah para pembalap mencapai garis finis.
Miller tampak tidak senang, tetapi Quartararo tak begitu jelas mendengar apa ucapan yang disampaikan oleh pembalap Ducati itu.
Ia pun akan meminta maaf jika memang salah, namun pada kasusnya dengan Miller, Quartararo tak merasa bersalah.
Dirinya juga ingin mengetahui pendapat dari pembalap lain, apakah aksinya tersebut salah atau tidak.
"Saya juga ingin mendapat komentar dari pembalap lain apakah itu tindakan yang tidak menghormati atau tidak."
"Dari sudut pandang saya, jika saya membuat langkah yang buruk saya minta maaf, tapi yang itu saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan," tegas Quartararo. (M Hadi Fathoni/SuperBall)