Minggu, 31 Agustus 2025

Voli

Farhan Halim Tampil Menawan di SEA Games hingga Bahrain, Ternyata Punya Impian Main di Eropa

Penampilan apik di SEA Games 2023 hingga di AVC Mens Bahrain membuat nama Farhan Halim masuk jejeran trending, ternyata ia punya impian main di Eropa

Instagram @ieufarhan
Penampilan apik di SEA Games 2023 hingga di AVC Mens Bahrain membuat nama Farhan Halim masuk jejeran trending, ternyata ia punya impian main di Eropa 

Pemain yang memiliki tinggi badan 193 cm tersebut ternyata memiliki keinginan tampil di Eropa.

Hal tersebut diungkap Farhan Halim saat sesi wawancara di kanal YouTube moji.social, Minggu (14/5/2023).

"Kalo niat pasti ada (berkarier ke luar negeri lagi). Cuman belum tahu siapa yang minat," terang Farhan.

"Belum ada tawaran lagi sih sebenarnya," lanjutnya.

Saat ditanya soal impian dan target kariernya, Farhan menyebut deretan negara Asia hingga Eropa.

"Kalau impian Asia di Jepang, Korea. Kalau Eropa saya pengen ke Itali sih. Pengen sampai ke sana," jawabnya.

Spiker Jakarta STIN BIN, Farhan Halim saat melakukan jump servis di ajang Proliga 2023.
Spiker Jakarta STIN BIN, Farhan Halim saat melakukan jump servis di ajang Proliga 2023. (Instagram @ieufarhan)

Karier Farhan di Asia sebenarnya masih terus terbuka.

Terlebih Farhan Halim sebenarnya pernah mendapat tawaran untuk try out di Korea Selatan.

Namun Farhan Halim memilih mengikuti Pelatnas untuk mempersiapkan SEA Games 2023 ini.

Masa emas Farhan Halim di dunia voli memang tengah dimulai.

Penampilan ciamik pemain outside hitter ini masih bisa disaksiksan di ajang AVC di Taiwan hingga wacana Indonesia tampil di Asian Games yang akan digelar pada September 2023 mendatang.

Baca juga: Cerita Farhan Halim soal Teknik Servis hingga Rambut Gaya Mullet

Kisah di Balik Servis Farhan Halim

Saat wawancara di Moji TV, Farhan mengatakan teknik servisnya itu diajarkan oleh pelatih Agus Irawan saat menangani tim Porprov Jawa Barat.

Saat itu servis yang ia lakukan hanya biasa saja seperti halnya para pemain lainnya. Farhan pun lantas disarankan agar merubahnya dengan teknik tertentu.

"Awalnya sih di 2017 atau 2018, awalnya disuruh pelatih saat latihan jelang PorProv, saat itu pelatinya Agus Irawan. Awalnya jump serve nya biasa saja kayak yang lain, terus dikasih masukan, 'Han cobain lemparya dipendekin'. Akhirnya dicoba ternyata enak juga, ya sudah gini aja," kata Farhan dalam podcast Si Jago Voli di kanal YouTube Moji.Social.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan