Jumat, 29 Agustus 2025

Piala Sudirman 2025

Evaluasi Piala Sudirman 2025: PBSI Temukan Pelapis Tunggal Putra, Ganda Putri dan Campuran Masih PR

Hasil dari Piala Sudirman 2025 ini akan jadi acuan PBSI untuk mempersiapkan para pebulutangkis jelang tampil di event-event selanjutnya.

Sumber: Humas PBSI
ENG HIAN - Eng Hian siap mengungkap strategi rahasia untuk membawa Tim Indonesia meraih kemenangan melawan Inggris di babak kualifikasi Piala Sudirman 2025. Indonesia akhirnya tersingkir di babak semifinal. 

Evaluasi Piala Sudirman: PBSI Temukan Pelapis Tunggal Putra, Ganda Putri dan Campuran Masih PR
 
 
Abdul Majid/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian menilai penampilan para pebulutangkis Indonesia di ajang Piala Sudirman 2025 sudah cukup bagus meskipun tersingkir pada babak semifinal.

Beberapa pemain junior yang memang diturunkan pada ajang ini mampu menunjukkan kualitasnya.

Baca juga: Hasil Semifinal Sudirman Cup 2025: Indonesia Gagal ke Final seusai Tiwi/Fadia Kalah di Laga Penentu

Di sektor tunggal putra, Moh Zaki Ubaidillah dan Alwi Farhan yang jadi pelapis Jonatan Christie tampil mengesankan saat diturunkan dengan mempersembahkan kemenangan.

Begitu pun dengan Putri Kusuma Wardani di sektor tunggal putri juga mulai terlihat kualitasnya. 

Putri KW pada ajang ini jadi tumpuan sektor tunggal putri menggantikan seniornya, Gregoria Mariska Tunjung yang gagal dibawa ke China karena tengah sakit.

“Di luar hasil yang banyak anggapan belum sesuai harapan tapi progress selama di Piala Sudirman 2025 ini saya melihat ada proses regenerasi yang kami lakukan, tidak selalu pemain senior yang diturunkan tapi kami berusaha mengkombinasikan antara junior dengan senior,” kata Eng Hian, Minggu (4/5/2025).

“Penampilan para pelapis ini hasilnya tidak jelek, malah boleh dibilang seperti Alwi dan Ubed, diberikan kepercayaan menghasilkan yang terbaik. Penampilan Putri Kusuma Wardani juga menurut kami bukan yang jenjangnya terlalu jauh melawan tunggal putri nomor satu dunia dan peraih medali emas Olimpiade,” sambungnya.

Hasil dari Piala Sudirman 2025 ini akan jadi acuan PBSI untuk mempersiapkan para pebulutangkis jelang tampil di event-event selanjutnya.

Di ganda putra Eng Hian menilai untuk regenerasi setelah Fajar/Rian, dirinya melihat dua pasangan Fikri/Daniel dan Leo/Bagas sudah siap untuk melapisi Fajar/Rian.

“Tinggal nanti di bawahnya ini yang menjadi PR kami agar segera mengejar jarak ke atas. Saya cukup percaya diri potensi ganda putra cukup baik tinggal bagaimana menata programnya baik program latihan maupun program turnamen,” kata Eng Hian,

Sementara itu di sektor ganda putri, Eng Hian menilai masih harus bekerja keras lagi untuk tampil di level Super 500 ke atas, karena menurutnya sektor ini belum punya pebulutangkis andalan lagi dan harus dikuatkan, ditingkatkan programnya atau mencari formula baru.

“Di ganda campuran memang kita tahu bersama hasilnya selama di Piala Sudirman belum maksimal. Hampir sama dengan ganda putri, mereka harus meningkatkan level permainan. Ini harus dibenahi bersama,” ujar pria berusia 47 tahun tersebut.

Eng Hian berharap para pemain muda yang saat ini dipercaya kedepan bisa jadi tumpuan Tim Indonesia saat tampil pada Piala Sudirman selanjutnya

“Di Piala Sudirman dua tahun ke depan, saya harap pemain-pemain muda inilah yang akan membawa pulang piala ke Indonesia. Saya bangga dengan tim ini dan mari semangat yang ditunjukkan terus dipertahankan dan tidak boleh padam,” harapnya.

 

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan