Jumat, 29 Agustus 2025

Piala Sudirman 2025

Protes PBSI soal Insiden Wasit di Sudirman Cup 2025, BWF Bakal Investigasi Victor Wong

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi melayangkan surat protes atas insiden yang terjadi di babak penyisihan grup D Sudirman Cup 2025.

dok: PBSI
GANDA CAMPURAN RINOV/GLORIA - Pebulutangkis ganda campuran Indonesia gagal membuka pertandingan kontra Denmark dengan kemenangan usai dikalahkan Jesper Toft/Amalie Magelund dengan skor 20-22, 23-21, 16-21 di Xiamen Fenghuang Gymnasium. China, Kamis (1/5/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi melayangkan surat protes atas insiden yang terjadi di babak penyisihan grup D Sudirman Cup 2025.

Insiden yang dimaksud ialah soal kejadian di laga Indonesia vs Denmark pada partai pertama yang dimainkan oleh Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja vs Jesper Toft/Amalie Magelund pada Kamis (1/5/2025).

Kala itu laga yang dihelat di Xiamen Fenghuang Gymansium, China dipimpin oleh umpire atau wasit Victor Wong dari Hong Kong dan service judge oleh Trish Gubb dari New Zealand.

Terjadi keputusan kontroversial yang dikeluarkan Victor Wong saat poin krusial di akhir set pertama.

Bermula saat Rinov/Gloria unggul jauh 17-10 di set pertama, namun kemudian pasangan Denmark mengejar 17-17 hingga terjadi deuce 20-20.

Kontroversi memuncak di poin krusial 20-21 saat Toft melakukan placing shot yang jatuh di luar lapangan.

Tayangan ulang memperlihatkan bola terlihat clearly out, namun wasit tetap memberikan poin untuk Denmark.

Ketika Gloria mencoba meminta challenge, wasit menolak. Sayang challenge di turnamen ini tidak mencakup insiden "touch" (sentuhan pemain), melainkan hanya posisi jatuhnya kok.

Baca juga: Sorotan Sudirman Cup 2025: Blunder Wasit Bikin Gloria Menangis, Sistem Challenge Dipertanyakan

Meski tim pelatih juga ikut memprotes, namun wasit tetap pada keputusannya. Denmark pun memenangkan gim pertama dengan skor 20-22.

Meski Gloria berhasil menenangkan diri dan bersama Rinov memenangkan gim kedua 23-21, ketegangan dan tekanan dari insiden sebelumnya tampaknya berdampak pada performa mereka di gim ketiga.

Rinov/Gloria sempat tertinggal 0-5, lalu 2-8, dan meski sempat mendekat mereka akhirnya harus menyerah 16-21 di gim penentuan.

Meski Indonesia berhasil menang atas kejadian yang menimpa Rinov/Gloria tetap menyisakan tanda tanya besar soal kualitas kepemimpinan pertandingan di level elite.

Keputusan wasit yang keliru mengambil keputusan di laga sekrusial Sudirman Cup seperti ini menjadi catatan penting.

Terlebih, mental pemain bisa langsung terdampak, sebagaimana terlihat pada ekspresi Gloria yang emosional setelah insiden.

PBSI pun mengambil sikap dengan melayangkan surat protes atas insiden ini kepada BWF.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan