Proliga
Perdebatan Megawati vs Santi Memuncak di Proliga 2025, Eks Pelatih Besiktas Meredam Tensi
Eks pelatih Besiktas yang bawa Pertamina Enduro juara Proliga 2025 melontarkan klarifikasi soal perdebatan siapa lebih baik Megawati vs Junaida Santi.
Penulis:
Drajat Sugiri
Editor:
Nuryanti
TRIBUNNEWS.COM - Pusaran perdebatan antara Megawati Hangestri Pertiwi vs Junaida Santi memuncak di kalangan volimania Tanah Air setelah Proliga 2025 putri rampung.
Jakarta Pertamina Enduro resmi juara Proliga 2025 putri setelah mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan 3-0 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (10/5/2025) malam WIB.
Akan tetapi muncul perdebatan di kalangan volimania Tanah Air yang membenturkan Megawati vs Santi dari sudut pandang kualitas.
Junaida Santi sukses mencuri perhatian saat membawa Pertamina Enduro juara Proliga 2025. Penampilan hitter berusia 17 tahun ini bahkan menjadikannya sebagai MVP pada akhir kompetisi.

Sementara Megawati, tampil kurang memuaskan bersama Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI), setelah menutup Proliga 2025 di peringkat ketiga.
Menukiknya performa Mega sejatinya bisa dianggap wajar. Sebab pevoli asal Jember, Jawa Timur ini mengalami cedera lutut yang didapatkannya saat perkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada partai final Liga Voli Korea.
Perdebatan kualitas Megawati vs Santi muncul melalui pernyataan pelatih Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu.
Hal itu disampaikan pria yang pernah membesut tim elite Liga Voli Turki, Besiktas, pada final four Proliga 2025 seri Solo akhir pekan lalu.
"Saya selalu membicarakan tentang Santi karena dia jarang disorot," kata sang juru taktik.
"Semua penggemar voli banyak memperhatikan lebih ke Megawati, Megawati, dan Megawati. Itu wajar, karena Mega sudah berkarier ke luar negeri."
"Tapi jangan lupa Indonesia punya Santi yang sangat berharga dan potensial," tambahnya.
Baca juga: Bertanding Cukup Sengit, Jakarta Pertamina Enduro Berhasil Juarai Proliga 2025
Karslioglu merasa kalimatnya dipelintir.
Karslioglu kemudian memberikan klarifikasi saat kembali ditanya soal penampilan Junida setelah timnya menjadi juara Proliga 2025.
Karslioglu menegaskan dirinya tidak mengatakan Santi lebih baik daripada Megawati. Hanya saja, Santi memiliki potensi untuk mendekati level permainan Megatron.
"Ini sangat penting," kata Karslioglu, dikutip dari BolaSport.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.