Kamis, 14 Mei 2026

MotoGP

Motor Ducati Mulai Dikejar Aprilia dan Tim Lain di MotoGP 2025, Bikin Resah Fabio Diggia

Keresahan Fabio Diggia mulai menyala tatkala melihat tim lain di MotoGP 2025 khususnya Aprilia mulai dengan mudah melewati motor Ducati.

Tayang:
Laman Resmi VR46 Racing
DIGGIA DAN MORBIDELLI - 2 pembalap tim VR46 Racing beraksi dalam Sprint Race MotoGP Amerika 2025 yang berlangsung di Sirkuit COTA pada 30 Maret 2025. Keresahan Diggia soal motor Ducati. (Foto: Laman Resmi VR46 Racing) 

Ringkasan Berita:
  • Keresahan jagoan Ducati, Fabio di Giannantonio mulai terasa ketika menyadari Desmosedici mulai dikejar Aprilia
  • Bukan cuma dikalahkan Aprilia, tim lain seperti Honda dan KTM juga mampu melewati GP25 Ducati
  • Harapan Fabio Diggia bisa mengerjakan motor Ducati untuk 2026 dengan lebih baik dari musim ini

TRIBUNNEWS.COM - Fabio Di Giannantonio mulai mengungkapkan keresahannya terkait performa motor GP25 milik Ducati.

Setelah merampungkan MotoGP Australia 2025 dengan finis podium kedua di main race, Diggia mulai bicara soal bagaimana Desmosedici GP25.

Bagi pembalap tim Valentino Rossi, VR46 Ducati, mengakui motor Ducati untuk musim 2025 seharusnya bisa lebih baik.

Pasalnya melihat dari penampilan para pesaing Ducati seperti Aprilia, yang bekerja dengan sangat baik, tim Borgo Panigale wajib khawatir.

Terlepas dari adanya performa minor dari GP25, Marc Marquez menutupinya dengan baik bahkan bikin dia jadi juara dunia MotoGP 2025.

Bukan cuma Marquez, adiknya, Alex Marquez, yang menunggangi GP24 Ducati juga tampil mengesankan dan tengah berjuang finis P2 kejuaraan dunia.

Berkat penampilan apik duo Marquez, Ducati akan mengakhiri musim 2025 sebagai pemenang 'triple crown' (tiga gelar utama).

Selain Marc Marquez juara dunia, Ducati sudah meraih 16 kemenangan Grand Prix dengan motor GP25 dan GP24 mereka.

Baca juga: Keterpurukan Pecco Bagnaia Berkah Marc Marquez, Ada Paket Naik Gaji dari Ducati di MotoGP 2027

Sayangnya, Ducati tidak menjalani masa persiapan awal musim 2025 dengan mudah.

Ketidakpastian mengenai performa mesin barunya sebelum adanya aturan pembekuan pengembangan selama dua tahun membuat mereka terpaksa menggunakan motor spesifikasi 2024 yang diperbarui.

Dan meskipun Marquez mendominasi, baik Pecco Bagnaia maupun Fabio Di Giannantonio tampil jauh kurang konsisten dengan motor GP25.

Semua ini terjadi saat Aprilia berhasil memperpendek jarak dengan Ducati dalam hierarki persaingan dan bahkan mengancam untuk menjadi motor terbaik di lintasan pada akhir 2025.

lihat fotoFABIO DIGGIA - Pembalap besutan VR46 Ducati, Fabio di Giannantonio, ketika mengikuti gelaran balap utama atau main race dalam seri MotoGP Australia 2025 di Phillip island, pada 19 Oktober 2025. Diggia ungkap keresahannya soal motor Ducati. (Foto Arsip Oktober 2025). (Foto: Laman Resmi MotoGP)
FABIO DIGGIA - Pembalap besutan VR46 Ducati, Fabio di Giannantonio, ketika mengikuti gelaran balap utama atau main race dalam seri MotoGP Australia 2025 di Phillip island, pada 19 Oktober 2025. Diggia ungkap keresahannya soal motor Ducati. (Foto Arsip Oktober 2025). (Foto: Laman Resmi MotoGP)

Di Giannantonio mengakui ancaman yang makin besar bagi Ducati, tetapi ia mengatakan bahwa ini adalah bagian dari balapan.

"Saya pikir sudah pasti para pesaing kami bekerja dengan sangat baik. Kami melihat bahwa setiap pabrikan makin mendekati jarak dengan kami," ujar Diggia mengutip Crash.

"Kami tahu Ducati memiliki jarak yang besar dengan pabrikan lain, tetapi (Aprilia) sekarang Ducati lebih dekat, atau bahkan di depan kami."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved