Senin, 18 Mei 2026

Indonesia Para Badminton

Indonesia Para Badminton International 2025: Leani Ratri dan Subhan Optimis Pertahankan Medali Emas

Indonesia Para Badminton International 2025 akan berlangsung di GOR Indoor Stadion Manahan, Solo mulai 29 Oktober hingga 2 November 2025.

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa
Para atlet Indonesia, Leani Ratri Oktila akan turun di 3 kategori Indonesia Para Badminton International 2025 yang akan berlangsung di GOR Indoor Stadion Manahan, Solo mulai 29 Oktober hingga 2 November 2025. 

Ada 22 kategori yang dipertandingkan di Indonesia Para Badminton Indonesia 2025, yakni sektor Tunggal Putra dan Putri masing-masing enam kategori, Ganda Putra empat kategori, Ganda Putri tiga kategori, dan Ganda Campuran tiga kategori dengan klasifikasi WH 1, WH 2, SL 3, SL 4, SU 5 dan SH 6. 

President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono mengatakan, peningkatan level pada Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 memberi makna bahwa Indonesia dipercaya dan mampu menjadi tuan rumah turnamen Para Badminton dengan level tertinggi setelah Paralympic dan Kejuaraan Dunia.

Ajang ini juga merupakan satu-satunya turnamen para badminton di dalam kalender BWF yang memberikan prize money kepada sang pemenang. 

“Ini adalah tahun keempat secara berturut-turut Djarum Foundation memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan Indonesia Para Badminton International, buka Victor.

“Sebuah hal yang membanggakan karena tahun ini naik level menjadi Grade 2 Level 1. Peningkatan level ini tentunya juga disebabkan Indonesia sudah terbukti mampu memperlihatkan peningkatan kualitas turnamen secara keseluruhan dari pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

Peningkatan level dan jumlah negara yang berpartisipasi akan meningkatkan persaingan di atas gelanggang diharapkan bisa menjadi panggung kompetitif untuk mencetak prestasi, terutama dari para wakil Indonesia yang bertanding.

“Kami menaruh harapan besar turnamen ini akan menjadi pijakan bagi para atlet untuk mengukir pretasi yang lebih tinggi lagi di panngung dunia di masa yang akan datang,” harap Victor.

Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo mengungkapkan pihaknya meyakini teknologi bukan hanya tentang kecanggihan, tetapi kebermanfaatan dan inovasi.

Olahraga memiliki semangat yang sama dengan inovasi karena keduanya menuntut ketekunan, semangat pantang menyerah, dan keyakinan untuk melampaui batas, menurutnya.

“Kami merasa terhormat dapat mendukung penyelenggaraan Polytron Indonesia Para Badminton International 2025, sebuah ajang yang merepresentasikan keberanian, ketangguhan, dan semangat inklusif tanpa batas,” kata Tekno.

“Dukungan kami bukan sekadar partisipasi, melainkan bentuk nyata dari komotmen untuk mendukung kesetaraan dan akses yang lebih luas dalam pentas olahraga.”

“Semoga turnamen ini menjadi panggung bagi atlet luar biasa untuk menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan,” tegasnya.

Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia yang juga Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Para Badminton International 2025, Rima Ferdianto menegaskan bahwa turnamen ini menjadi ajang penting perebutan poin menuju Paralympic Los Angeles 2028.

Ia berharap para pemain bisa mengerahkan kemampuat terbaiknya di gelanggang untuk menorehkan poin tertinggi.

“Kami berharap agar turnamen ini bermanfaat dalam mendukung atlet para badminton untuk terus berpartisipasi dalam upaya mereka meraih mimpi tertinggi, tentunya di ajang Paralympic Los Angeles 2028 mendatang,” ungkap Rima.

“Di samping itu juga bisa menjadi persiapan sebelum mereka bertanding pada ASEAN Para Games di Thailand pada Januari 2026,” tutupnya.

(Tribunnews.com/Sina)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved