Minggu, 10 Mei 2026

Hari Sumpah Pemuda

Pesan Menpora Erick Thohir di Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025

Menpora Erick mengatakan pemuda adalah fondasi masa depan bangsa dan harus memiliki karakter yang kuat.         

Tayang:
dok: Kemenpora
PERAYAAN HARI SUMPAH PEMUDA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir saat memperingati hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10/2025). 

Pesan Menpora Erick Thohir di Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025

Abdul Majid/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 menjadi fondasi membangun pemuda yang patriotik, gigih, empati dan tidak gampang dipecah belah.

Hal itu disampaikan Menpora Erick pada peringatan puncak Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10/2025) malam.

Baca juga: Menpora Erick Thohir Tegaskan Pernyataan IOC Tidak Buat Olahraga Indonesia Berhenti

Menpora Erick mengatakan pemuda adalah fondasi masa depan bangsa dan harus memiliki karakter yang kuat.         

"Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini kita sedang membangun fondasi bagaimana karakter bangsa dan itu penting dari pemudanya,” kata Menpora Erick.

“Tadi Presiden Prabowo memberikan arahan bahwa kita bangsa besar, bangsa kuat. Kalau kita tidak mempunyai pemuda dan pemudi yang kuat, kita tidak akan ke mana-mana,” sambungnya.

Menpora Erick juga menekankan bahwa peringatan HSP ke-97 tahun ini adalah fondasi untuk membangun pemuda menuju Sumpah Pemuda ke-100.

“Ke depan persaingan global sangat luar biasa, kita menuju Sumpah Pemuda 100 tahun. Makanya kita sekarang bangun fondasinya, bagaimana kita punya ciri khas pemuda yang patriotik, gigih dan empati,” terang Menpora.

“Pemuda-pemudi Indonesia harus cinta bangsa dan cinta tanah air, dan tidak cepat dipecah belah. Gigih meningkatkan kapabilitas, bersaing bekerja keras, inilah pemuda dan pemudi harapan kita,” sambungnya.

Menpora Erick juga menilai bahwa pembangunan karakter perlu waktu dan proses.

“Itulah kenapa sebelum menuju Hari Sumpah Pemuda ke 100 kita sudah membuat landasannya. Pemuda seperti apa, karakternya seperti apa, pembangunan karakter menjadi kunci,” katanya.

Acara puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 berlangsung cukup meriah. Beberapa menteri dan Wakil Menteri dari Kabinet Merah Putih yang hadir di antaranya, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wamendagri Ahmad Wiyagus, Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dan Kepala daerah penerima penghargaan Wirasena 2025.

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved