MotoGP
Belajar dari Marc Marquez, Fabio Quartararo: Tidak Ada yang Dimenangkan Jika Tak Dipertaruhkan
Fabio Quartararo belajar dari Marc Marquez untuk keluar dari zona nyaman pada MotoGP 2027 demi kembali meraih gelar juara dunia MotoGP.
Marc Marquez bahkan bersedia meninggalkan Honda yang kala itu hendak menawarkan gaji mencapai Rp380 miliar per musim, dan menjadikannya yang termahal.
Tetapi Marquez memilih hengkang ke Gresini, dan lanjut bergeser ke pabrikan Ducati sehingga sukses menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Hal ini bisa ditiru oleh Quartararo.
"Dalam kasus Marc (Marquez-red), ia pergi saat kontraknya bersama Honda masih tersisa. Itu jelas momen yang sulit," nilai Fabio Quartararo mengingat Marquez berada di Honda dalam kurun waktu 11 tahun sejak 2013, dikutip dari laman Motosan.
"Ia merelakan gaji yang fantastis untuk motor kompetitif, itu bisa menjadi contoh bagi saya."
"Apa yang dipertaruhkan Marc Marquez, itu menjadi hasil yang dia tuai saat ini, sesuatu yang akan saya ingat selamanya," ucap mantan pembalap Yamaha Petronas SRT.
Satu hal yang pasti, pembalap yang berada di kelas para raja merupakan rider hebat. Tetapi tidak semuanya istimewa. Sementara Fabio Quartararo dan Marc Marquez merupakan perpaduan keduanya.
Tak sedikit gp mania menginginkan El Diablo berpindah ke tim yang mampu menyuplai motor mumpuni untuknya bersaing di kejuaraan dunia.
Jika ingin menambah pundi-pundi gelar juara dunia MotoGP, pergi dari Yamaha pada MotoGP 2027 merupakan keputusan logis. Aprilia, dan Ducati disebut-sebut terbuka untuk menggunakan jasa pembalap pemilik nomor #20 tersebut.
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/marc-marquez-kiri-melambai-di-samping-pebalap-yamaha-prancis-fabio-quartararo.jpg)