Selasa, 12 Mei 2026

MotoGP

Marc Marquez Main Cerdas dan Cermat, Garasi Tim di MotoGP 2026 bak Pasar Dadakan

Marc Marquez memandang MotoGP 2026 tak ubahnya seperti pasar dadakan di setiap garasi tim karena bursa transfer pembalap.

Tayang:
MotoGP
MARC MARQUEZ - Pemimpin sprint race MotoGP Italia 2025, Marc Marquez #93 saat beraksi di Sirkuit Mugello, pada 21 Juni 2025. Marc Marquez memandang kejuaran dunia MotoGP 2026 seperti pasar dadakan untuk garasi setiap tim. (Foto: MotoGP) 

Ringkasan Berita:
  • MotoGP 2026 akan merubah garasi setiap tim menjadi layaknya "pasar'
  • Marc Marquez akan cermat dalam mengambil keputusan pada silly season MotoGP 2027
  • Marc Marquez berbicara soal kapan waktu pensiun sebagai pembalap

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah analogi unik keluar dari mulut pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyoal kejuaraan dunia MotoGP 2026.

Dalam sudut pandang Marc Marquez, MotoGP 2026 lebih dari sekadar perebutan juara dunia. Namun paddock tim MotoGP akan berubah layaknya "pasar".

Hal ini mengacu kepada kasak-kusuk perpindahan pembalap atau Silly Season untuk MotoGP 2027.

Diketahui, MotoGP 2026 akan menjadi musim yang ditunggu-tunggu.

Selain kompetitifnya Aprilia dan perkembangan positif dari Honda dalam menantang dominasi Ducati, ada faktor lain yang juga dinantikan GP mania seluruh dunia.

MARC MARQUEZ DAN MANDALIKA - Marc Marquez mengangkat tangan penuh kemenangan usai mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 bersama tim Ducati Lenovo. Momen ini menjadi awal dari sambutan hangat di Indonesia, sebelum ia ditantang menaklukkan Sirkuit Mandalika yang belum pernah ia taklukkan.
MARC MARQUEZ DAN MANDALIKA - Marc Marquez mengangkat tangan penuh kemenangan usai mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 bersama tim Ducati Lenovo. (Instagram @marcmarquez93)

Tak lain adalah kabar perpindahan pembalap. Sebab, 90 persen pembalap yang berada di grid saat ini, akan habis kontrak setelah MotoGP 2026 berakhir.

Transfer pembalap MotoGP 2027 bahkan sudah menjadi bahan pergunjingan panas saat ini.

Setiap tim pun sudah melirik siapa kiranya rider yang bisa menyokong ambisi mereka untuk bersaing dalam perebutan juara dunia MotoGP 2027, di mana regulasi mulai diterapkan, yakni perubahan motor 1000cc menjadi 850cc.

Perubahan regulasi teknis ini membuat para rider harus pandai menilai performa setiap motor sepanjang 2026, sebelum memilih tim untuk musim 2027.

Marquez pun mensinyalir bahwa ia juga akan melakukannya, meski saat ini Ducati terbukti sebagai pabrikan paling superior.

Terlebih lagi, Ducati juga akan melibatkan Marc Marquez dalam proyek pengembangan motor MotoGP 2027, mengingat Dorna menginstruksikan agar perangkat aerodinamika motor mulai dipangkas semaksimal mungkin.

Dalam hal ini, Marc Marquez jadi pembalap paling berpengalaman soal motor dalam tanda kutip "jadul" sebelum perangkat aero mendominasi setiap kuda besi di grid MotoGP.

Baca juga: MotoGP 2026 - Kecemasan Warnai Garasi Ducati, Alarm Bahaya Marc Marquez Cs Menyala

Kondisi MotoGP 2026 sebagai "radar" bagaimana memandang musim 2026, juga memantik reaksi Marc Marquez.

"2026 akan jadi musim yang menarik. Tak hanya soal perebutan gelar dunia, tak hanya soal aksi di dalam trek, melainkan juga hal-hal di luar trek tapi masih di dalam paddock (garasi-red), di antara satu balapan ke balapan lainnya. Ini akan jadi 'pasar' yang paling sulit," ujar Marquez, dikutip dari laman resmi MotoGP.

Sejak menjalani debutnya di MotoGP 2013, Marquez tak pernah mengendarai mesin selain 1000cc.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved