Rabu, 6 Mei 2026

Tenis

Jadwal Australian Open 2026: Beda Kepentingan antara Sinner vs Alcaraz, Saling Jegal Demi Ukir Rekor

Jannik Sinner membidik tiga kali juara secara beruntun di Australian Open 2026, sedangkan Carlos Alcaraz berjuang menyelesaikan Career Grand Slam.

Tayang:
Instagram @ janniksin
SINNER DAN ALCARAZ - Jannik Sinner (kiri) dan Carlos Alcaraz (kanan) berpose setelah bertanding di final turnamen US Open 2025. Turnamen tenis Grand Slam Australian Open 2026 menjadi pertaruhan antara Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz untuk mengukit satu rekor. 

Ringkasan Berita:
  • Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz menatap Australian Open 2026 dengan sejarah yang akan dibuat masing-masing.
  • Jannik Sinner merupakan juara bertahan dua edisi beruntun. Ia berpeluang mencatatkan tiga kali juara beruntun, menyamai rekor Novak Djokovic.
  • Sementara Carlos Alcaraz berpeluang menamatkan Career Grand Slam jika berhasil jadi juara di Melbourne nanti

TRIBUNNEWS.COM - Turnamen tenis Grand Slam Australian Open 2026 menjadi pertaruhan sejarah antara Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz.

Keduanya sama-sama mengincar juara tapi dengan misi yang berbeda. Jannik Sinner membidik tiga kali juara secara beruntun, sedangkan Alcaraz berjuang menyelesaikan Career Grand Slam.

Turnamen grand slam pembuka musim ini akan digelar di Melbourne Park dari 12 Januari hingga 1 Februari 2026 mendatang.

Jannik Sinner menatap grand slam pertama tahun ini dengan status juara bertahan. Ia bahkan merupakan juara dua kali beruntun.

Sinner menjuarai Australian Open pada 2023 dan 2024. Gelar pertamanya di Melburne didapat setelah mengalahkan petenis Rusia, Daniil Medvedev.

Sinner kala itu sempat tertingal di dua set pertama, namun ia berhasil bangkit dan memaksa duel lima set dengan kemenanan 3–6, 3–6, 6–4, 6–4, 6–3.

Di tahun lalu, Sinner meraih juara setelah mengalahlan petenis Jerman, Alxender Zverev straight set 6–3, 7–6(7–4), 6–3.

Dengan dua gelar berturut-turut di Australian Open, Jannik Sinner kini punya kans untuk menyamai torehan Novak Djokovic yang meraih tiga gelar beruntun.

Baca juga: Jadwal Australian Open 2026: Waktu Sesi Malam Diprotes, Sering Bikin Laga Selesai saat Ayam Berkokok

Sepanjang perhelatan sejak 1969, baik era amatir hingg Open saat ini, hanya Novak Djokovic yang bisa meraih tiga gelar di sana secara beruntun.

Bahkan, petenis asal Serbia itu membuat catatan itu sebanyak dua kali, pertama dari 2011, 2012, dan 2013.

Catatan itu sukses diulangi lagi Djokovic beberapa tahun kemudian pada 2019, 2020 lalu 2021. 

Petenis berjuluk Djoker itu memang tercatat sebagai petenis paling sukses di sana. Ia telah meraih 10 gelar juara, menunjukkan dominasi kuatnya.

Pada 2014, ia kalah dari Stan Wawrinka di babak perempat final, yang akhirnya lawannya ini menjadi juara setelah mengalahkan Rafael Nadal.

Jika di tahun itu Djokovic menang, itu jelas akan jadi prestasi yang sangat sulit diulangi petenis lain, di mana enam gelar beruntun akan ia catatakan karena di dua tahun berikutnya ia keluar jadi juara lagi.

Di era Open, lawan terdekatnya adalah Roger Federer yang meraih enam gelar. Namun petenis Swiss itu hanya bisa mencatatkan gelar secara beruntun dalam dua kali, tidak sampai tiga seperti Djokovic.

SINNER JUARA WIMBLEDON - Jannik Sinner resmi mencetak sejarah sebagai juara Wimbledon 2025 setelah mengalahkan Carlos Alcaraz dengan skor 4-6, 6-4, 6-4, 6-4, Minggu (13/7).
SINNER JUARA WIMBLEDON - Jannik Sinner resmi mencetak sejarah sebagai juara Wimbledon 2025 setelah mengalahkan Carlos Alcaraz dengan skor 4-6, 6-4, 6-4, 6-4, Minggu (13/7). (wimbledon.com)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved