Sabtu, 16 Mei 2026

BWF World Tour

Catatan Menyedihkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 7 Kali Kalah di Final Super 1000

Aaron Chia/Soh Wooi Yik selalu kalah pada 7 penampilan di babak final turnamen Super 1000 di sepanjang karier mereka di bulu tangkis.

Tayang:
Instagram ba_malaysia
CHIA/SOH - Pebulutangkis ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik berhasil mengamankan medali perunggu dalam Olimpiade Paris 2024, Minggu (5/8/2024). Aaron Chia/Soh Wooi Yik selalu kalah saat tampil di final turnamen Super 1000 BWF. 

Ringkasan Berita:
  • Aaron Chia/Soh Wooi Yik kerap tak beruntung saat tampil di final turnamen Super 1000 BWF.
  • Seperti yang terjadi di Malaysia Open 2026 lalu, di mana mereka kalah dari Kim Wonho/Seo Seung-jae.
  • Itu menjadi kekalahan ketujuh bagi Chia/Soh di final turnamen Super 1000 dan sama sekali belum mendapatkan hadiah tertinggi.

TRIBUNNEWS.COM - Status tuan rumah ternyata tak membuahkan hasil manis bagi Aaron Chia/Soh Wooi Yik saat tampil di Malaysia Open 2026.

Chia/Soh memang berhasil melangkah hingga babak final turnamen tingkat Super 1000 itu.

Namun mereka tak bisa berbuat banyak di babak final lantaran kalah dari pasangan Korea Selatan, Kim Wonho/Seo Seung-jae.

Sempat menyeret pertandingan hingga rubber game, Chia/Soh tetap tak berkutik di akhir laga.

Mereka kalah dengan skor 21-15, 12-21, dan 21-18 atas Kim/Seo.

Kekalahan ini menandakan Chi/Soh belum keluar dari sebuah rekor kelam saat tampil di final turnamen Super 1000 besutan BWF.

Aaron Chia (kanan) dan Soh Wooi Yik dari Malaysia mencetak gol balasan melawan Liang Weikeng dan Wang Chang dari China dalam pertandingan final ganda putra Yonex Sunrise India Open 2023 di New Delhi pada 22 Januari 2023. (Foto arsip Januari 2023). Shashi Shekhar Kashyap / AFP
Aaron Chia (kanan) dan Soh Wooi Yik dari Malaysia mencetak gol balasan melawan Liang Weikeng dan Wang Chang dari China dalam pertandingan final ganda putra Yonex Sunrise India Open 2023 di New Delhi pada 22 Januari 2023. (Foto arsip Januari 2023). Shashi Shekhar Kashyap / AFP (SHASHI SHEKHAR KASHYAP / AFP)

Mereka sebenarnya sudah tampil sebanyak 7 kali di final turnamen Super 1000.

Namun dari ketujuh penampilan itu tak ada yang berhasil dimenangkan Chia/Soh.

Mereka selalu gagal mendulang emas dengan kalah bergantian dari pasangan yang dihadapi.

Beberapa wakil Indonesia juga andil pada rekor buruk Chia/Soh yang satu ini.

Mereka pernah takluk dari Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Rian Ardianto, dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Ahsan/Hendra memberikan kekalahan kepada Chia/Soh saat tampil di final All England 2019 silam.

Baca juga: Ranking BWF Pasca-Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Naik ke Peringkat 4, Jafar/Felisha Ikut Melesat

Sedangkan Fajar/Rian menorehkan luka itu saat tampil di All England edisi 2024 lalu.

Kekalahan dari pasangan Fajar/Fikri datang saat bertanding di China Open 2025.

Meski berstatus pasangan baru, Fajar/Fikri bisa menggebrak dan menumbangkan Chia/Soh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved