ASEAN Para Games
Sambut ASEAN Para Games 2025, Cabor Boccia Indonesia Siap Tempur di Thailand
Cabor Boccia siap tempur untuk tampil membela Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand pada 20-26 Januari 2026 mendatang.
Ringkasan Berita:
- Tim Boccia Indonesia bersiap mengikuti ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand, yang digelar pada 20-26 Januari 2026.
- Persiapan selama kurang lebih dua bulan di pemusatan latihan di Delingan, Karanganya, diharapkan bisa meningkatkan dan menjaga kemampuan dan daya juang para atlet.
- Tim pelatih menekankan pentingnya kebersamaan para atlet selama berada di Thailand.
TRIBUNNEWS.COM - Kontingen Indonesia siap menyambut dan beraksi di pesta olahraga multievent khusus difabel tingkat Asia Tenggara, ASEAN Para Games 2025 yang digelar 20-26 Januari 2026 di Thailand.
Salah satu cabang olahraga yang akan diandalkan Indonesia untuk mendulang beragam prestasi adalah Boccia (baca:Bocia).
Boccia adalah cabang olahraga paralimpiade untuk penyandang serebral palsi, dapat dimainkan secara perseorangan atau beregu dengan bergantian melempar bola merah atau biru agar mengenai sasaran bola putih, sebagaimana dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Prestasi Boccia memang kerap menjadi sumber kebanggan tersendiri bagi Indonesia saat tampil di tingkat multievent internasional.
Seperti yang pernah ditorehkan Felix Ardi Yudha saat mengikuti Asian Para Games 2022 silam dengan meraih medali emas.
Penampilan luar biasa lainnya juga pernah ditunjukkan beberapa atlet lain seperti Muhammad Afrizal Syafa, Gischa Zayana, dan Muhammad Bintang satria Herlangga.
Baca juga: Menpora Erick Thohir Optimistis Kontingen Indonesia Capai Target 82 Emas ASEAN Para Games 2025
Ketiganya menorehkan prestasi meraih medali emas dan perak saat tampil di Piala Dunia Boccia 2025 lalu.
Rekam jejak luar biasa itu semakin diasah dengan adanya pemusatan latihan atau TC yang dilakukan tim Boccia di Delingan, Karanganyar.
TC yang digelar sejak November 2025 hingga awal Januari 2026 lalu diharapkan bisa memberikan lingkup kompetitif dan kebersamaan yang lebih lagi bagi para atlet.
"Terakhir itu kita memang banyak fokus untuk prapertandingan, seperti memperbanyak game, pertandingan dan lain sebagainya," kata pelatih tim Boccia Indonesia, Argya Setya Wimala, saat ditemui Tribunnews di Hotel Sahid Jaya, Senin (12/1/2026) sore.
"Meski kompetisinya dengan internal sesama rekan, tetapi jiwa kompetitifnya sudah terlihat sekali."
"Nanti harapannya teman-teman atlet bisa menjaga dan membawa feel itu sampai di Thailand ya," sambungnya.
Pemusatan latihan yang dilakukan tim Boccia Indonesia tak hanya fokus soal meningkatkan dan menjaga kemampuan saja.
Tim pelatih juga menekankan pentingnya kebersamaan antarpemain.
Pasalnya para atlet nantinya akan menjalani serangkaian agenda padat saat mengikuti ASEAN Para Games 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Boccia-1.jpg)