Sabtu, 9 Mei 2026

Indonesia Masters 2026

Tersingkir di Babak Kedua Indonesia Masters 2026, Ubed: Fokus Saya Turun

Meski kalah, pemain yang akrab disapa Ubed tersebut merasa tetap bersyukur karena mampu memberikan perlawanan sengit

Tayang:
Tribunnews.com/Abdul Majid
TERSINGKIR - Pebulutangkis muda Indonesia, Zaki Ubaidillah atau akrab disapa Ubed, harus tersingkir pada babak kedua Indoensia Masters 2026 usai takluk dari waki Singapura, Loh Kean-yew dengan skor 21-19, 21-10 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Tribunnews/Abdul Majid 

Tersingkir di Babak Kedua Indonesia Masters 2026, Ubed: Fokus Saya Turun

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Pebulutangkis muda Indonesia, Mohamad Zaki Ubaidillah harus tersingkir pada babak kedua Indoensia Masters 2026 usai takluk dari waki Singapura, Loh Kean-yew dengan skor 21-19, 21-10 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Meski kalah, pemain yang akrab disapa Ubed tersebut merasa tetap bersyukur karena mampu memberikan perlawanan sengit, khususnya pada gim pertama.

Baca juga: Ginting Mundur dari Indonesia Masters 2026 Gegara Masalah Pinggang, Wakil Singapura Ketiban Untung

Ubed mengatakan laga tadi sempat terlibat kejar-kejaran poin hingga akhir gim pembuka. Bahkan, ia sempat unggul 19-16 sebelum akhirnya lawan berhasil membalikkan keadaan.

“Alhamdulillah saya sudah berusaha memberikan permainan yang cukup baik. Walaupun hasilnya kalah, di gim pertama sempat kejar-kejaran poin sampai akhir, tapi belum bisa membalikkan keadaan,” ujar Ubed seusai laga.

Pada gim kedua, Ubed mengakui permainan lawan jauh lebih menekan.

Kondisi kalah angin membuat lawan lebih nyaman mengatur permainan, sementara dirinya kesulitan mengikuti tempo dan kecepatan lawan.

“Di gim kedua lawan lebih menekan, posisinya juga lebih enak. Dari saya masih kurang bisa mengikuti speed permainan dia, apalagi saat kalah angin,” terangnya.

Meski sebelumnya pernah mengalahkan Loh Kean-yew pada SEA Games lalu, Ubed menilai ada perbedaan signifikan pada pertandingan kali ini.

Ia menyebut kesiapan lawan lebih baik, sementara dirinya belum mampu tampil maksimal di momen-momen krusial.

Dari laga tersebut, Ubed mengaku mendapatkan banyak pelajaran, terutama terkait cara mengatur tempo permainan dan mengontrol lawan dalam kondisi yang tidak menguntungkan.

“Saya belajar bagaimana menaikkan tempo permainan dan mengatur speed, terutama saat kondisi kalah angin,” jelasnya.

Ubed juga menyoroti faktor fokus dan mental sebagai evaluasi utama ke depan.

Menurutnya, saat reli panjang, konsentrasi sempat menurun sehingga memengaruhi performa.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved