Rabu, 20 Mei 2026

BWF World Tour

Sistem Poin BWF BATC 2026 Bantu Ginting hingga Tiwi/Fadia Dongkrak Ranking Dunia

Ginting, Tiwi/Fadia, Rian/Rahmat, hingga jajaran pemain muda lainnya dapat meningkatkan ranking dunia secara masif lewat BATC 2026.

Tayang:
Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri

Ringkasan Berita:
  • BATC 2026 dapat poin BWF untuk membantu utusan Indonesia yang tengah mendongkrak ranking dunia
  • Anthony Ginting, Zaki Ubaidillah, Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, Amallia Pratiwi/Siti Fadia Silva, dan lainnya bisa memanfaatkan
  • Raihan poin BWF BATC tak pasti, tergantung pemain ranking berapa yang dikalahkan dalam duel di turnamen beregu ini

TRIBUNNEWS.COM - Kejuaraan Beregu Asia atau BATC 2026 ini akan memberikan tambahan poin BWF kepada kontestan yang ikut serta, apalagi mendapat kemenangan dalam aksinya melawan pemain peringkat tertentu.

Sesuai dengan BWF Statutes Section 5.3.3.1, penghitungan poin di turnamen beregu seperti BATC tidak menggunakan angka tetap per babak.

Akan tetapi, proses penghitungan poin BWF yang didapat pemain menggunakan sistem akumulasi hasil pertandingan individu dan bonus prestasi tim.

Berbeda dengan turnamen perorangan (seperti Indonesia Open) di mana poin sudah dipatok per babak, di BATC poin dihitung berdasarkan siapa yang dikalahkan dan sejauh mana tim melaju.

lihat fotoINDONESIA MASTERS 2026 - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia M. Zaki Ubaidillah mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Singapura Loh Kean Yew pada babak 16 besar tunggal putra Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed tersebut gagal melaju ke delapan besar usai kalah dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 10-21. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
INDONESIA MASTERS 2026 - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia M. Zaki Ubaidillah mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Singapura Loh Kean Yew pada babak 16 besar tunggal putra Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed tersebut gagal melaju ke delapan besar usai kalah dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 10-21. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Sistem Poin BWF BATC

Sebagaimana merangkum aturan BWF, pemain mendapatkan poin dari setiap kemenangan berdasarkan ranking lawan yang dikalahkan atau bisa disebut dengan Poin Kemenangan Individu (Weighted Points).

Rumusnya bisa menggunajan cara (Poin Ranking BWF Lawan) dibagi 100. Kita ambil contoh dari tunggal putra Indonesia, Zaki Ubaidillah alias Ubed.

Baca juga: BATC 2026 Tim Putra Indonesia vs Myanmar, Potensi Ginting Masuk Line-up Pemain

Misalnya, jika Ubed mengalahkan pemain berperingkat 1 dunia (dengan 100.000 poin), maka Ubed mengantongi 1.000 poin dari satu kemenangan tersebut. Kemudian ditambah poin bonus tim yang diketahui di akhir turnamen berdasarkan posisi akhir negara.

Kesimpulannya, total poin yang masuk ke tabel ranking pemain melalui hitungan rata-rata poin kemenangan individu ditambah bonus prestasi tim di peringkat akhir.

Poin BWF untuk level Kejuaraan Benua (Continental Championships):

Juara: +2.500 poin

Runner-up: +2.125 poin

Semifinal: +1.750 poin

Keuntungan Delegasi Indonesia

Tunggal Putra

Dari tunggal putra, ada Ubed yang diprediksi jadi tunggal putra pertama (MS1) di BATC 2026 nanti bisa dapat keuntungan untuk mendapat suntikan poin BWF.

Prediksi berdasarkan peringkat Ubed setelah juara Thailand Masters 2026 pekan lalu yang naik ke-38, bisa meningkat lagi andai mampu tampil epic di BATC 2026.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved