Rabu, 27 Mei 2026

BWF World Tour

Format Baru Turnamen BWF: Super 1000 Bakal Digelar 11 Hari, Sektor Tunggal Pakai Sistem Grup

BWF membuat perubahan besar, mulai 2027 ajang Super 1000 bakal digelar selama 11 hari dengan format baru, termasuk sistem grup untuk sektor tunggal.

Tayang:
Dok. BNI
ATLET BERPRESTASI - Alwi Farhan berhasil meraih gelar juara tunggal putra pada ajang Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). BWF membuat perubahan besar dalam turnamen bulu tangkis dunia, mulai 2027 ajang Super 1000 bakal digelar selama 11 hari dengan format baru, termasuk sistem grup untuk sektor tunggal. 
Ringkasan Berita:
  • BWF resmi mengumumkan revolusi besar dalam struktur turnamen bulu tangkis dunia. Kalender turnamen akan lebih banyak dengan 36 event dalam setahun.
  • Mulai 2027, turnamen Super 1000 BWF akan digelar selama 11 hari dengan sistem grup di sektor tunggal dan format gugur di sektor ganda.
  • Jumlah pertandingan siaran televisi akan meningkat drastis hingga sekitar 3.000 laga per tahun, memperluas jangkauan global bulu tangkis.

TRIBUNNEWS.COM - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) melakukan perubahan besar dalam dalam struktur turnamen bulu tangkis dunia, yang akan diterapkan mulai tahun depan.

Mulai 2027, format kompetisi akan mengalami perubahan signifikan, dengan puncaknya pada ajang BWF World Tour Super 1000 yang akan digelar selama 11 hari dan menerapkan sistem grup di sektor tunggal.

Dalam pengumumannya, mereka menerangkan BWF World Tour mulai 2027 hingga 2023 akan memiliki 36 turnamen yang terbagi dalam enam level.

BWF Super 1000 yang saat ini digelar empat kali setahun akan ditambah menjadi lima dengan Denmark Open naik dari level 750 menjadi 1000.

Selain itu, Super 100 juga akan diikutkan menjadi bagian dari BWF World Tour setelah sebelumnya terpisah, dengan penyebutan BWF Tour, tidak memakai kata world.

Dalam perubahan ini, format Super 1000 menjadi sorotan utama. Pada sektor tunggal, BWF bakal menambah jumlah peserta yang berpartisipasi.

Selama ini, semua turnamen BWF World Tour digelar enam hari dari Selasa-Minggu dengan maksimal 32 peserta di babak utama dan langsung mengunakan sistem gugur.

Namun dalam format yang baru, level super 1000 sektor tunggal bakal ada 48 pemain yang ikut dalam babak utama. Mereka nantinya akan dibagi dalam fase grup sebelum melaju ke babak gugur.

Baca juga: Daftar Terbaru Tuan Rumah BWF World Tour 2027-2030: Denmark Naik Kelas, Indonesia Ajek

Dengan format baru dan peserta yang bertambah ini, nantinya turnamen Super 1000 bakal menghabiskan waktu setidaknya 11 hari, dengan menggunakan dua kali akhir pekan.

Dengan begitu, turnamen bakal dimulai pada hari Kamis dan berakhir pada Minggu di pekan berikutnya.

Sementara itu, pada sektor ganda tetap menggunakan sistem gugur dengan 32 pasangan seperti yang selama ini dijalankan.

"Semua 1.095 pertandingan dari turnamen Super 1000 ini akan disiarkan secara global," tulis BWF dalam keterangan di laman resminya.

Perubahan ini sejalan dengan peningkatan masif produksi siaran, di mana mulai 2027, jumlah pertandingan bulu tangkis yang diproduksi untuk televisi akan melonjak dua kali lipat.

BWF menyebut selama ini ada 1.410 pertandingan yang disiarkan dalam setahun. Nantinya, jumlah tersebut akan meningkat menjadi sekitar 3.000 pertandingan per tahun, mencakup seluruh level turnamen BWF.

Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan global bulu tangkis dan mengangkat profil para pemain bintang.

BWF WORLD TOUR - Daftar terbaru tuan rumah BWF World Tour musim 2027-2030 seiring adanya regulasi baru format gelaran BWF yang diumumkan pada Senin (9/2/2026). (Foto: BWF)
BWF WORLD TOUR - Daftar terbaru tuan rumah BWF World Tour musim 2027-2030 seiring adanya regulasi baru format gelaran BWF yang diumumkan pada Senin (9/2/2026). (Foto: BWF) (Dok/BWF)

Kejuaraan Mayor juga Berubah

Tak hanya World Tour, turnamen mayor seperti Kejuaraan Dunia, World Tour Finals, Piala Sudirman, Piala Thomas dan Uber Cup juga mengalami ekspansi. 

Kejuaraan Dunia akan mengadopsi sistem grup sebelum fase gugur. Setiap peserta akan bertanding setidaknya dua kali. 

Sementara itu, Piala Sudirman, Thomas Cup, dan Uber Cup akan diperluas dengan lebih banyak negara peserta. Nantinya juga digelar dalam format selama 12 hari yang juga membutuhkan dua kali akhir pekan.

Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul menegaskan bahwa transformasi ini dirancang untuk menjawab tantangan olahraga modern. 

Menurutnya, BWF tidak hanya membangun turnamen, tetapi juga budaya, identitas, dan masa depan bulu tangkis sebagai olahraga global yang relevan bagi generasi baru.

"Setiap elemen, mulai dari format kompetisi dengan peningkatan hadiah uang, hingga strategi siaran dan rantai nilai sponsorship, telah ditata ulang untuk memenuhi tuntutan olahraga yang benar-benar global di 21 st abad," ungkapnya.

Perpanjangan durasi turnamen juga ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan atlet. 

Dengan adanya format dan jadwal baru nanti, BWF juga turut meningkatkan hadiah untuk setiap turnamen di berbagai level.

CHRISTO POPOV - Pemenang Christo Popov berpose saat upacara pemberian penghargaan untuk final tunggal putra antara Shi Yuqi dari Tiongkok dan Christo Popov dari Prancis di BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, 21 Desember 2025. (Xinhua/Jiang Han)
CHRISTO POPOV - Pemenang Christo Popov berpose saat upacara pemberian penghargaan untuk final tunggal putra antara Shi Yuqi dari Tiongkok dan Christo Popov dari Prancis di BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, 21 Desember 2025. (Xinhua/Jiang Han) (Xinhua/Jiang Han)

Kenaikan total hadiah di semua level turnamen:

  • Super 1000: US$2.000.000 → sekitar Rp33,6 miliar (sebelumnya US$1.450.000 ≈ Rp24,4 miliar)
  • Super 750: US$1.100.000 → sekitar Rp18,5 miliar (sebelumnya US$950.000 ≈ Rp16,0 miliar)
  • Super 500: US$560.000 → sekitar Rp9,4 miliar (sebelumnya US$500.000 ≈ Rp8,4 miliar)
  • Super 300: US$290.000 → sekitar Rp4,9 miliar (sebelumnya US$250.000 ≈ Rp4,2 miliar)
  • Super 100: US$140.000 → sekitar Rp2,35 miliar (sebelumnya US$120.000 ≈ Rp2,0 miliar)

Baca juga: Beda Nasib dengan Indonesia, Malaysia Tunggu Ranking BWF untuk Lolos Thomas & Uber Cup 2026

Selain itu, jadwal yang lebih seimbang memberi waktu pemulihan lebih baik, mengurangi risiko cedera, dan memungkinkan pemain menjalani karier yang lebih panjang.

Di luar lapangan, BWF berkomitmen meningkatkan fasilitas pemain, pengalaman penonton, serta menghadirkan platform digital dan OTT baru untuk memperkuat keterikatan penggemar.

Dengan format baru ini, BWF berharap bulu tangkis tidak hanya tumbuh secara kompetitif, tetapi juga menjadi produk hiburan global yang modern, imersif, dan bernilai komersial tinggi.

Tuan Rumah BWF World Tour 2027-2030

  1. Super 1000

- Chengdu, China
- Odense, Denmark
- Birmingham, Inggris
- Jakarta, Indonesia
- Kuala Lumpur, Malaysia

  • Super 750

- Shenzhen, China
- Paris, Prancis
- Hong Kong, Hong Kong China
- New Delhi, India
- Tokyo, Japan

  • Super 500

- Sydney, Australia
- Mulheim An Der Ruhr, Jerman
- Vantaa, Finlandia
- Jakarta, Indonesia
- Kumamoto, Jepang
- Seoul, Korea
- Kuala Lumpur, Malaysia
- Singapore, Singapura
- Bangkok, Thailand

  • Super 300

- Kanada
- Taipei, Taiwan
- Orleans, Prancis
- Saarbrucken, Jerman
- Macau, Makau China
- Basel, Swiss
- Bangkok, Thailand
- Amerika Serikat

  • Super 100

- China
- Kaohsiung, Taiwan
- Lucknow, India
- Indonesia
- Malaysia
- Belanda
- Manila, Filipina
- Hi Chi Minh City, Vietnam

(Tribunnews.com/Tio)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved