BWF World Tour
Cara Bijak Lee Chong Wei Usung Misi Juara Thomas Cup 2026 Lewat Kelola Tekanan Pemain
Lee Chong Wei pimpin badminton Malaysia menuju gelar juara Thomas Cup 2026 sembari mengelola tekanan kepada pemain demi keseimbangan mental.
Ringkasan Berita:
- Lee Chong Wei konsisten dengan misinya untuk bisa membawa Malaysia juara Thomas Cup 2026
- Eks pemain ranking 1 dunia ini tetap mengelola tekanan kepada pemain dalam misi ini
- Mentalitas pemain jadi prioritas Lee agar bisa memberikan yang terbaik di Thomas Cup 2026
TRIBUNNEWS.COM -Songsong Thomas Cup 2026, Lee Chong Wei, memiliki cara bijak dalam memimpin rencana performa pemain Malaysia untuk bisa memuluskan misi gelar juara.
Persiapan lebih awal demi mengakhiri penantian 34 tahun Malaysia meraih Piala Thomas telah dilakukan oleh penggawa badminton Negeri Jiran, sebagaimana diungkap Lee Chong Wei.
Kini menjabat sebagai ketua komite performa Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Chong Wei fokus untuk memastikan para pemain nasional siap memburu trofi di Horsens, Denmark, dari 24 April hingga 3 Mei 2026 mendatang.
Hal ini sesuai dengan misi dan impian dari pemain, pelatih, hingga pengurus badminton Malaysia termasuk Lee yang menekankan bahwa kini sudah waktunya membawa pulang piala Thomas.
Baca juga: Perjuangan Lee Zii Jia Bantu Malaysia di Thomas Cup 2026, Mati-matian Dongkrak Ranking BWF
Pasalnya, terakhir kali Malaysia mengangkap trofi Thomas Cup pada tahun 1992 silam. Artinya sudah tiga dekade lebih Negeri Jiran belum lagi membawa pulang piala tersebut.
"Dari tahun 1992 sampai sekarang, itu sudah waktu yang lama. Membawa pulang Piala Thomas adalah impian setiap warga Malaysia," kata Chong Wei dilansir NST.
Mengelola Tekanan kepada Pemain
Peran Lee Chong Wei dalam mengusung misi ini diiringi dengan cara bijaknya dalam memprioritaskan pemain.
Meski targetnya adalah menjadi juara, Chong Wei mengatakan penting untuk mengelola tekanan pada pemain.
"Targetnya tidak berubah. Namun, terus-menerus mengatakan 'juara, juara' dapat menambah tekanan yang tidak perlu," jelas Lee.
"Peran saya adalah mengurangi tekanan itu dan berkomunikasi dengan para pemain agar mereka bisa fokus memberikan yang terbaik. Rasa takut kalah itu normal, tetapi kita harus belajar menghadapinya," tambahnya.
Mantan juara dunia Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Lee Zii Jia, dan Leong Jun Hao diharapkan menjadi inti dari skuad Malaysia.
Persiapan Lebih Awal Skuad Malaysia
Lee mengatakan perencanaan telah dimulai sejak Desember, beberapa bulan lebih awal dari jadwal biasanya.
Tim akan mengadakan pemusatan latihan selama 10 hari di Denmark tepat setelah Kejuaraan Bulu Tangkis Asia pada 7-10 April.
"Setelah Kejuaraan Asia, kami langsung menuju Denmark selama 10 hari. Kami akan membawa para pemain, rekan latihan (sparring), dan pelatih yang telah terdaftar."
"Biasanya, perencanaan dilakukan hanya satu atau dua bulan sebelum turnamen, tetapi kali ini kami bersiap lima hingga enam bulan lebih awal," paparnya.