Senin, 27 April 2026

BWF World Tour

Poin BWF German Open 2026: Momentum Duo Ganda Putri Indonesia Dongkrak Ranking Dunia

Perburuan poin BWF Tiwi/Fadia dan kolega dimulai dari German Open 2026 super 300 yang menawarkan 7000 angka untuk peraih gelar.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Dwi Setiawan

Ringkasan Berita:
  • Poin BWF German Open 2026 akan menguntungkan bagi duet anyar Indonesia untuk mendongkrak ranking dunia
  • Amallia Pratiwi/Siti Fadia hingga Apriyani Rahayu/Lanny Tria bakal dapat untung jika bisa melaju jauh di German Open 2026
  • 7000 poin bisa jadi suntikan Tiwi/Fadia cs andai bisa keluar sebagai juara di turnamen super 300 tersebut

TRIBUNNEWS.COM - German Open 2026 merupakan turnamen level super 300 yang akan menawarkan poin BWF cukup tinggi khususnya bagi pasangan baru.

Turnamen super 300 yang dihelat di Mülheim, Jerman, akan berlangsung mulai Selasa (24/2/2026) hingga Minggu (1/3/2026) mendatang.

Dalam gelaran yang menawarkan sebesar 7000 poin BWF akan jadi misi pendongkrakan ranking ganda putri Indonesia lewat German Open 2026.

Turnamen ini menjadi panggung krusial bagi skuad ganda putri Indonesia. Dengan absennya sejumlah pasangan 10 besar dunia, turnamen ini menjadi peluang emas bagi pasangan "reuni" dan duet baru Merah Putih untuk meraup poin maksimal.

Indonesia menurunkan kekuatan di ganda putri dengan Amallia Pratiwi/Siti Fadia Silva dan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari.

Serta kombinasi unik lintas negara Gronya Somerville/Gloria Emanuelle Widjaja yang akrab disebut Terry/Gloria turut coba peruntungan di German Open 2026.

Di ganda putri sedikit diuntungkan karena beberapa wakil elite absen. Tiwi/Fadia cs punya momentum untuk bisa melaju jauh.

Sebaliknya dari kubu Terry/Gloria nomor ganda campuran masih ada beberapa wakil elite seperti China hingga Malaysia.

Ranking Jelang Thomas & Uber Cup 2026

Setiap babak yang dilalui di German Open 2026 akan memberikan tambahan poin signifikan yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki posisi di tabel ranking BWF.

Kenaikan peringkat bagi Tiwi/Fadia dan Apriyani/Lanny memiliki urgensi ganda.

Baca juga: Respons Atlet soal Sistem Skor 3x15, Menunggu Keputusan saat Thomas Uber Cup 2026

Selain untuk mempermudah seeding di turnamen individu mendatang, peringkat dunia menjadi faktor penentu dalam Thomas & Uber Cup 2026 yang akan dihelat di Horsens, Denmark, pada 24 April mendatang.

BWF menggunakan akumulasi poin ranking dari tiga pemain tunggal terbaik dan dua pasangan ganda terbaik untuk menentukan posisi unggulan (seeding) negara peserta.

Keberhasilan ganda putri Indonesia mencapai babak final di Jerman akan memperkokoh posisi tim Uber Indonesia agar terhindar dari grup neraka atau bertemu lawan tangguh seperti China lebih awal di fase grup.

lihat fotoPasangan China Feng Yan Zhe (Kiri) dan Huang Dong Ping merayakan BAY ISMOYO / AFPkemenangan atas rekan senegaranya Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin pada pertandingan final ganda campuran Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Jakarta pada 29 Januari 2023. BAY ISMOYO / AFP
Pasangan China Feng Yan Zhe (Kiri) dan Huang Dong Ping merayakan BAY ISMOYO / AFPkemenangan atas rekan senegaranya Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin pada pertandingan final ganda campuran Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Jakarta pada 29 Januari 2023. BAY ISMOYO / AFP

Melansir laporan dari BWF Corporate, unggulan teratas di sektor ini diisi oleh pasangan Eropa dan Asia Timur yang sedang naik daun, seperti kakak-beradik Stoeva (Bulgaria).

Namun, dengan tren positif yang ditunjukkan Tiwi/Fadia sejak awal musim 2026, peluang Indonesia untuk membawa pulang gelar juara sangat terbuka lebar.

Poin BWF German Open 2026 (super 300)

32 Besar = 1670

16 Besar = 2750

8 Besar = 3850

Semifinalis = 4900

Runner-up = 5950

Juara = 7000

(Tribunnews.com/Niken)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved