Jumat, 10 April 2026

BWF World Tour

Respons Atlet soal Sistem Skor 3x15, Menunggu Keputusan saat Thomas Uber Cup 2026

Atlet beri respons baik soal perubahan sistem skor jadi 3x15, keputusan penggunaan sistem baru saat Thomas Uber Cup 2026.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri

Ringkasan Berita:
  • Atlet menyambut baik hadirnya sistem skor baru 3x15 dalam turnamen badminton
  • Intensitas akan lebih terasa dan jelas butuh adaptasi terlebih dulu bagi atlet
  • BWF akan segera memutuskan sistem baru saat Thomas Uber Cup 2026

TRIBUNNEWS.COM - Respons atlet soal sistem skor baru jadi 3x15 disambut dengan baik dengan alasan bisa meninggikan intensitas pertandingan.

Tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, serta ganda putri nomor 2 dunia, Thinaah Muralithaaran akan mencoba sistem baru tersebut.

Pandangan mereka, permainan akan lebih cepat meski di awal akan ada adaptasi dulu dari jajaran pemain dengan adanya sistem skor baru.

Khususnya dari segi serangan dan fokus pemain akan lebih di kedepankan mengingat angak 15 lebih pendek ketimbang sebelumnya 21.

“Saya pikir tidak ada salahnya mencobanya karena ini adalah sesuatu yang baru. Bahkan sistem jam waktu pun baru. Tidak ada salahnya untuk mencoba. Tapi saya pasti tahu bahwa permainan akan lebih cepat dan bahkan mungkin lebih intens karena poinnya lebih pendek dari 21, kan?"

"Jadi semua orang mungkin melakukan segalanya, menyerang sepenuhnya, tetap fokus sepenuhnya, dan itu pasti akan lebih intens," kata Thinaah dalam sebuah wawancara di podcast The Average Not Average.

“Karena kami sangat terbiasa bermain permainan 21 poin, sulit untuk mengetahui dengan tepat bagaimana rasanya. Dalam sistem 15 poin, kehilangan lima poin membuat Anda setengah jalan dengan hanya sepuluh poin tersisa. Itu benar-benar mempengaruhi fokus dan persiapan mental," tambah Thinaah.

Baca juga: 4 Turnamen BWF World Tour Eropa di Depan Mata, Catatan Tanpa Gelar Jangan Sampai Terulang

Juga ditampilkan di podcast adalah juara dunia dua kali Viktor Axelsen, yang membagikan pemikirannya bersama Thinaah.

Axelsen mengatakan pertandingan yang lebih pendek tidak akan terhindarkan pada awalnya, tetapi pemain akan beradaptasi seiring waktu.

“Ini akan menarik untuk dilihat. Pertandingan pasti akan lebih pendek di awal, tetapi begitu pemain terbiasa, semuanya akan seimbang. Poin yang lebih sedikit berarti permainan yang lebih pendek, tidak diragukan lagi, tetapi seharusnya menyenangkan untuk ditonton,” katanya.

Sejauh ini, sistem penilaian 15x3 hanya telah diuji dalam turnamen kelas tiga terpilih yang lebih kecil sejak tahun lalu dan belum digunakan dalam acara Tur Dunia BWF mana pun.

Perubahan Sistem Skor

Merangkum BWF Official Report Paper usulan sistem skor 3x15 tentu membuat pertandingan lebih ringkas dan cepat.

Gambaran umum, pertandingan dimainkan dalam format best-of-three (dua gim pemenang) dan etiap gim dimainkan hingga 15 poin yang sebelumnya 21.

Menghadapi situasi deuce, dengan contoh skenario kedudukan 14-14, pemenang ditentukan oleh selisih 2 poin. Skor maksimal dibatasi hingga 21 poin.

Waktu Istirahat interval selama 60 detik diberikan saat salah satu pemain mencapai 8 poin, sebelumnya time-out terjadi ketika menyentuh angka 11.

Kenapa Berubah?

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved