Selasa, 21 April 2026

MotoGP

Ada Permusuhan yang Dibawa Pecco Bagnaia untuk Marc Marquez dari Sepang Clash 2015

2 sisi berbeda Pecco Bagnaia kepada Marc Marquez di mana tak bisa hapus statusnya sebagai pembalap VR46 atas insiden Sepang Clash 2015.

MotoGP
SEPANG CLASH 2015 - Momen dua pebalap Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez berpelukan setelah keduanya mengamankan podium pertama dan kedua di Parc Ferme Sirkuit Motegi, pada 27 September 2025. Dari sudut pandang sebagai pembalap akademi VR46, Pecco Bagnaia memiliki perasaan tak senang untuk Marc Marquez. (Foto: Laman MotoGP) 

"Sebagai rekan di tim, saya tidak memiliki masalah dengannya. Marc adalah orang yang cerdas, dan kami langsung bisa menjalin hubungan baik, kami sering berdiskusi, dan bahkan memberikanku saran" tegas suami Domizia Castagnini.

Pecco Bagnaia tetap berlaku profesional. Dia tidak ingin menempatkan Sepang Clash 2015 sebagai jurang pemisah sebagai rekan setim dari Marc Marquez.

Apalagi The Baby Alien disebut sebagai masih pembalap terbaik di grid saat ini, terbukti lewat gelar juara dunia MotoGP 2025 yang dipersembahkan kepada Ducati.

Namun ada yang harus digarisbawahi oleh Pecco Bagnaia. Bagaimanapun dirinya adalah bagian dari 'geng VR46', entah itu dari sudut pandang pengidola Rossi, atau pembalap yang besar di sekolah balap VR46.

Insiden Sepang Clash 2015 tidak bisa dihapuskan begitu saja dari dirinya. 

Apalagi pada peristiwa itu terjadi, Pecco Bagnaia muda berada di garasi Yamaha dan menyaksikan bagaimana Rossi dan Marquez bersitegang di atas lintasan ketika balapan berlangsung.

"Kembali lagi, saya adalah pengidola Rossi, dan status sebagai akademi VR46 tidak bisa saya lepaskan," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Giri)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved