BWF World Tour
Awas Ana/Trias, Pearly/Thinaah Datang dengan Misi Balas Dendam dan Pecah Kutukan di All England 2026
Ana/Trias mesti berhati-hati dengan sinyal balas dendam dari pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di 8 besar All England 2026.
Ringkasan Berita:
- Pearly Tan/M. Thinaah melaju ke perempat final All England 2026 setelah menang meyakinkan atas pasangan Korea Selatan Lee Seo-jin/Lee Yeon-woo.
- Di babak delapan besar, pasangan Malaysia itu akan menghadapi Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang sebelumnya menyingkirkan unggulan Jepang.
- Pertemuan tersebut sarat misi balas dendam bagi Pearly/Thinaah setelah sempat dikalahkan Ana/Trias pada Malaysia Open awal tahun ini.
TRIBUNNEWS.COM - Ganda putri Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, mengirim sinyal peringatan kepada pasangan Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Kedua pasangan ini akan bertemu di babak perempat final All England 2026 di Utilita Arena Birmingham.
Duel Pearly/Thinaah dimainkan pada pembuka sesi kedua atau urutan keenam di court 2, dengan waktu tepat Sabtu (7/3) pukul 00.00 WIB
Pearly Tan/M. Thinaah melangkah ke delapan besar setelah menang meyakinkan atas pasangan Korea Selatan, Lee Seo-jin/Lee Yeon-woo, dengan skor 21-14, 21-14 dalam waktu 43 menit.
Kemenangan tersebut memperpanjang tren positif Pearly/Thinaah yang kini mencatat delapan kemenangan beruntun.
Bahkan dalam dua laga awal All England 2026, pasangan peringkat dua dunia asal Malaysia itu belum kehilangan satu gim pun.
Meski tampil dominan, Thinaah menilai masih ada beberapa aspek permainan yang perlu diperbaiki, terutama dalam sektor pertahanan.
"Kami sangat senang dengan kemenangan hari ini (red-kemarin), tetapi masih ada beberapa hal yang harus kami tingkatkan. Terutama dalam pertahanan ketika lawan memberi tekanan," ujar Thinaah setelah lolos 8 besar.
Baca juga: 8 Besar All England 2026 Hari Ini: Indonesia Dikeroyok Unggulan, Putri KW Lawan An Se-young
Di perempat final, Pearly/Thinaah akan menghadapi pasangan Merah Putih Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Ana/Trias sebelumnya menciptakan kejutan dengan menyingkirkan unggulan keenam asal Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, melalui pertarungan tiga gim 21-11, 18-21, 21-17.
Pertemuan ini dipastikan sarat emosi bagi pasangan Malaysia. Pasalnya, Ana/Trias sempat menyingkirkan mereka pada babak kedua Malaysia Open Januari lalu.
Kala itu Ana/Trias menang dua set langsung dalam tempo 54 menit, yang menjadi satu-satunya kemenangan pasangan Indonesia itu setelah empat perjumpaan sebelumnya selalu kalah.
Kekalahan tersebut masih membekas dan kini menjadi motivasi tambahan bagi Pearly/Thinaah untuk membalasnya di panggung All England.
Secara statistik, Pearly/Thinaah sebenarnya lebih unggul dalam rekor pertemuan dengan empat kemenangan dari lima laga melawan pasangan Indonesia tersebut.
Kemenangan terbaru mereka atas Febriana/Meilysa terjadi pada final SEA Games di Thailand pada Desember lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pearly-dan-Thinaah-BAC-2025.jpg)