Kamis, 16 April 2026

BWF World Tour

Awas Ana/Trias, Pearly/Thinaah Datang dengan Misi Balas Dendam dan Pecah Kutukan di All England 2026

Ana/Trias mesti berhati-hati dengan sinyal balas dendam dari pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di 8 besar All England 2026.

Badminton Asia
PEARLY/THINAAH - Ganda putri Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan saat bertanding di Badminton Asia Championships 2025 babak 32 besar pada 9 April 2025 di Ningbo Olympic, China. Ganda putri Malaysia, Pearly Tan/M. Thinaah, mengirim sinyal bahaya kepada pasangan Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, jelang pertemuan mereka di perempat final All England 2026. (Foto: Badminton Asia) 

Meski begitu, pasangan Malaysia itu menegaskan bahwa kunci permainan mereka bukan hanya soal taktik atau rekor pertemuan, melainkan menjaga mental dan menikmati pertandingan.

"Kami hanya perlu menikmati permainan terlebih dahulu. Jika kami bisa menikmati pertandingan, kami akan mampu menghasilkan pukulan-pukulan terbaik," ujar Pearly.

Baca juga: Update Ranking BWF setelah German Open 2026: Ana/Tiwi ke Top 10, Ganda Putra Ketiban Untung

KANDAS DI SEMIFINAL - Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari gagal melaju ke final Thailand Masters 2026 setelah kalah dari wakil China, Bao Li Jing/Li Yi Jing di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu (31/1/2026)
KANDAS DI SEMIFINAL - Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari gagal melaju ke final Thailand Masters 2026 setelah kalah dari wakil China, Bao Li Jing/Li Yi Jing di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu (31/1/2026) (Dok. PBSI)

Hal serupa juga diungkapkan Thinaah. Ia menilai menjaga suasana positif di lapangan sangat penting, terutama ketika menghadapi tekanan di turnamen besar.

"Hal terpenting adalah menikmati setiap pukulan dan setiap poin yang kami perjuangkan. Bahkan ketika melakukan kesalahan, yang penting bagaimana kami bangkit dan saling mendukung," katanya.

Bagi Pearly/Thinaah, All England selalu menjadi tantangan tersendiri. Dalam lima penampilan terakhir di Birmingham, mereka empat kali mencapai perempat final, tetapi belum pernah melangkah lebih jauh.

Dengan performa impresif belakangan ini—termasuk gelar Indonesia Masters dan semifinal India Open—pasangan Malaysia tersebut berharap tahun ini bisa menjadi momentum untuk mematahkan kutukan perempat final.

Namun di sisi lain, Febriana/Meilysa tentu tidak datang tanpa peluang. Kemenangan mereka atas pasangan Jepang membuktikan bahwa Ana/Trias mampu menjadi ancaman serius.

Pertemuan kali ini pun berpotensi menjadi salah satu laga paling panas di babak perempat final All England 2026.

(Tribunnews.com/Tio)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved