Minggu, 12 April 2026

Voli

Kontroversi Wasit di Final Four Proliga 2026, Pelatih Gresik Phonska Ngamuk Gegara Video Challenge

Pelatih Gresik Phonska Alessandro Lodi marah besar saat kalahkan Popsivo Polwan karena ada kontroversi wasit soal keputusan video challenge.

Web resmi Proliga
BERSELEBRASI - Para pemain Gresik Phonska Plus Indonesia berselebrasi setelah mencetak poin pada pertandingan Final Four Proliga 2026 melawan Jakarta Popsivo Polwan di GOR Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/4) malam WIB. Gresik Phonska menang 3-0. 

Ariyanto Murdito memutuskan bola hasil dari spike pemain Gresik Phonska Plus Indonesia dinyatakan keluar. Padahal dari video challenge menunjukkan bahwa bola kali pertama jatuh di lapangan, masih menyentuh tipis di area garis.

Namun follow-up berupa pantulannya yang justru dijadikan acuan Ariyanto Murdito untuk mengambil keputusan.

Kondisi ini jelas membuat Lodi marah besar. Sembari membawa papan dan gawainya, Lodi ingin menunjukkan kepada wasit bahwa keputusan yang diberikan salah besar.

Laga terhenti beberapa saat karena protes terus dilakukan Alessandro Lodi. Namun tetap saja Ariyanto Murdito tak bergeming dengan keputusannya.

Meski begitu, hasil akhir tak mengubah apapun. Di angka-angka krusial, Gresik Phonska menunjukkan mentalitasnya dan mengakhiri laga set ketiga lewat kemenangan 25-23.

Komentar Alessandro Lodi

Pasca-pertandingan, pelatih berusia 47 tahun itu tak ingin memberikan komentar menyoal kontroversi keputusan wasit yang sejatinya merugikan Gresik Phonska Plus Indonesia.

Namun dalam hal ini, Lodi memilih untuk menilai jalannya pertandingan.

Dalam evalusasinya, mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan bukan sesuatu yang mudah dilakukan Gresik Phonska.

"Sebenarnya pertandingan ini bukan yang mudah, tapi terus terang pemain-pemain kami punya jiwa untuk menang, ” ucap Lodi, dalam rilis pers PBVSI.

"Karena mereka tampil luar biasa,” tukasnya.

Penilaian serupa juga disampaikan kapten Gresik Phonska Plus Indonesia, Mediol Yoku. Meski meraih kemenangan, skuadnya membutuhkan evaluasi untuk perbaikan performa di laga selanjutnya.

"Meski kami memenangkan pertandingan tapi tetap akan melakukan evaluasi untuk pertandingan berikutnya,” kata Medi Yoku mengakhiri.

(Tribunnews.com/Giri)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved